iklan untuk wartawan baru

MEMO Online › Sosial & Masyarakat

‎4.293 Warga Lumajang Terima BLT Tembakau Rp2,57 Miliar, Penyaluran Didekatkan ke Pemukiman

Senin, 28 September 2026 10:48 WIB

Foto : Kepala Dinsos P3A Lumajang, Indriono Krishna Murti. (Sumber: Antara Jatim).
Foto : Kepala Dinsos P3A Lumajang, Indriono Krishna Murti. (Sumber: Antara Jatim).
Bagikan: WhatsApp Facebook X

MEMOonline.co.id. Sumenep- Sebanyak 4.293 warga di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mulai menerima Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau tahun anggaran 2026.

iklan dbhct lumajang

‎Penyaluran dilakukan bertahap hingga awal Oktober, dengan lokasi yang diupayakan sedekat mungkin dari tempat tinggal penerima agar tidak memberatkan perjalanan warga.

‎Bantuan ini dikelola langsung oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Lumajang, sebagai bagian dari pemanfaatan DBHCHT untuk menyasar kelompok yang telah ditetapkan kriterianya.

‎Kepala Dinsos P3A Lumajang, Indriono Krishna Murti, menjelaskan penerima dibagi ke dalam empat kelompok utama: petani tembakau, buruh pabrik rokok, masyarakat kurang mampu, serta warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru.

‎"Penerima DBHCHT sebanyak 4.293 orang. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh pabrik rokok, masyarakat miskin, dan masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Semeru," ungkap Indriono Krishna Murti di Lumajang, Kamis.

‎Dari total tersebut, 3.525 orang merupakan petani tembakau, 250 orang buruh pabrik rokok, 268 orang dari kalangan masyarakat miskin, dan 250 orang warga terdampak erupsi Semeru. Setiap penerima mendapatkan Rp600.000, sehingga total anggaran yang disalurkan mencapai Rp2,57 miliar.

‎Sebelum pencairan dilakukan, pendataan dan verifikasi calon penerima dilaksanakan bersama Asosiasi Petani Tembakau Indonesia guna memastikan nama yang masuk benar-benar memenuhi syarat. Penyaluran pun diatur bertahap dan terjadwal, dengan titik-titik penyerahan yang didekatkan ke pemukiman warga agar mudah dijangkau.

‎Pemerintah daerah berharap bantuan ini dapat meringankan beban sekaligus menjadi dukungan bagi pelaku di sektor tembakau maupun kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian pasca-bencana.

‎Dengan sistem bertahap dan lokasi yang mudah diakses, dipastikan bantuan dapat diterima tepat oleh sasaran yang berhak.(Mas Her)

iklan bawag

Berita lain di Sosial & Masyarakat