Satu Visi dan Misi, Warga Dusun Gerdu Dirikan Kampung Tangguh Semeru Bertajuk Wisata

Foti: Suasana Kampung Tangguh yang ada di Dusun Gerdu, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
141
ad

MEMOonline.co.id, Kota Batu - Satu visi dan misi warga RT 01 dan RT 02, RW 07, tepatnya di Dusun Gerdu, Desa Tulung Rejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, mendirikan Kampung Tangguh bertajuk wisata.

Di Kampung Tangguh tersebut warga menyajikan berbagai kuliner masakan khas masyarakat setempat.

Tak hanya itu dari pantauan awak media, tanaman hias juga didirikan dengan menggunakan swadaya masyarakat.

Bahkan dengan keterampilan warga, pohon bambu disulap menjadi hiasan dengan sedemikian rupa. Sehingga, menambah keindahan dan keelokkan kampung tersebut.

Menurut Kasun Gerdu, Gatot Sujarwaji, dibentuknya kampung tangguh bertajuk wisata ini supaya bisa memperbaiki perekonomian warga setempat di masa Pandemi ini. Selain itu juga guna membentuk kepribadian agar warga masyarakat guyub rukun, damai dalam hidup bertetangga.

"Ya, di sini ditemukan inovasi pemikiran yang belum pernah kita temukan. Maka, adanya kampung tangguh ini, warga setempat punya slogan yakni, "saling tumbas" (saling membeli) satu sama dengan yang lain. Contohnya bagi warga yang tidak sempat memasak, warga bisa membeli masakan tetangganya. Selain itu, untuk memutar roda perekonomian warga lokal tanpa harus keluar ke wilayah lain," terang dia. Jum'at (16/10/2020).

Ia sampaikan, bahwa kampung tangguh itu bakal dilaunching pada Minggu ini.

"Kampung ini akan kami launching hari Minggu 18 Oktober 2020. Ini kami persembahkan sebagai kado HUT Kota Batu yang ke-19," ujarnya.

Meski demikian, dirinya berharap pada launching kampung tangguh nanti Walikota Batu bisa untuk hadir di tengah - tengah warga Dusun Gerdu ini.

"Besar harapan warga, Ibu Walikota Batu bisa menghadiri acara launching ini. Karena sementara ini kami masih mendapat dukungan dari Bapak Kepala Desa Tulungrejo beserta Camat Bumiaji dan Polsek Bumiaji," pinta dia sembari berharap.

Terpisah, Kepala Desa Tulungrejo, Suliono sangat mengapresiasi adanya kampung tangguh ini. Di sisi lain "Kampung Tangguh" adalah satu pembuktian "Desa Berdaya Kota Berjaya". Meskipun sementara ini masih menggunakan swadaya masyarakat.

"Saya selaku Kepala Desa sangat mendukung dan mengapresiasi gagasan yang sangat brilian ini, agar bisa jadi pembelajaran bagi warga masyarakat khususnya Kota Batu ini," tuturnya.

Sementara itu, Titik salah satu Warga Dusun Gerdu mengaku bahwasanya dengan didirikan "Kampung Tangguh" ini, warga sangat terbantu.

"Ya Mbak, Alhamdhulillah kami warga setempat sangat diuntungkan dengan adanya kampung tangguh ini. Kami bisa berjualan dan ini sangat membantu perekonomian kami di masa sulit Pandemi ini. Kalau bisa " Kampung Tangguh" ini jangan hanya satu gebyar saja didirikan, tetapi untuk selamanya," harapan dia. (Risma/red)

 

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Sumenep - Peristiwa persetubuhan kakak beradik di Kecamatan Gapura hingga melahirkan seorang anak itu...

MEMOonline.co.id, Sampang - Operasi Yustisi Protokol kesehatan Covid -19 di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur jaring 14...

MEMOonline.co.id, Pamekasan - Terjadi kecelakaan antara mobil pikap Carry dan mobil sedan di Jalan Raya...

MEMOonline.co.id, Pamekasan - Guna meningkatkan kualitas UMKM dan daya saing produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Dinas Koperasi dan UMKM...

MEMOonline.co.id, Sumenep - Momentum peringatan Hari Santri Nasional (HSN) menjadi refleksi tahunan bangkitnya kaum...

Komentar