"Corona" (Anekdot Akhir Pekan Warung Kopi)

Foto: Raosi Samorano, salah seorang Advokat dan Ketua Tim Hukum MEMO online
573
ad

                    Oleh: Raosi Samorano

MEMOonline.co.id - Entah darimana datangnya tiba-tiba merebak begitu saja, massiv, Ekpansif dan "Eksploratif"  loh.. Kok Sampai eksploratif..?  Ya... Karena menguras hampir semua sumber daya yang ada, Eksesnya berpengaruh terhadap Semua sisi "Berbangsa dan bernegara" (bingung ya.. Hee).

Karena Corona ini entah yg seperti apa bentuknya hingga merusak pertumbuhan ekonomi Negara-Negara Dunia, mengacaukan hubungan antar kolega, Menghambat kegiatan ritual Agama, (Umroh dan hanji bisa terancam ditunda) "Menghilangkan" peristiwa peritiwa politik-hukum macam Jiwasraya dan persoalan korupsi lainnya, pokoknya Corona ini luar biasa.....

Dengan mahluk sekecil itu bisa saja membuat resesi ekonomi global, bagaimana bila mahluk macam Jorge Soros dan virus pemodal superkaya Lainnya yg menyerang Dunia.

Tak dapat dibayangkan..... 
Corona menurut sebagian "ahli" berasal dan dibawa oleh Kelelawar... Kalo di Indonesia ya disebut "Kampret" gitu dari wuhan Tiongkok.

Banyak pendapat muncul karena corona sendiri tak jujur dan tak transaparan mengabarkan dirinya sehingga banyak spekulasi yg muncul seperti teori konspirasi begini :

" Bahwa Corona adalah hasil ciptaan Amerika dan Israil sebagai senjata kimia, ini dilepaskan karena amerika tak mampu melawan dominasi Tiongkok dalam percaturan ekonomi global, perang dagang tak bisa menjinakkan china,  adu meliter tak mungkin, cost nya terlalu besar dan belum tentu menang maka senjata terakhir adalah Virus Corona "diserangkan" ke China dan Iran.

Dimana 2 Negara ini adalah musuh bebuyutan Amerika yang baru-baru ini sedang bersitegang dan saling serang dan faktanya kedua Negara inilah yg paling parah terkena "serangan" senjata virus ini.

Buktinya Amerika dan sekutu lainnya tak terlalu kena imbas dan malah Israil sudah menyatakan sudah mampu membuat Antivirusnya.".

ini menurut spekulasi memakai teori konspirasi "gatokisasi" alias mengatok gatokkan. Apakah ini salah... Ya tidak, namanya juga teori konspirasi ya harus diam-dia, tak jelas,absurd dan membuat tafsir-tafsir.

Tapi beda juga persepektif pak. Kadrun di Warungkopi yg mengaku Ahlinya Ahli dia tidak khawatir dan Negeri ini tak perlu hawatir dengan si Corona.

Kenapa.....?  Menurutnya Corona tak bakalan bertahan lama di Indonesia,  gak akan kerasan.

Stres sendiri. Dia nanti ga lama disini. Ada yg tanya kok bisa begitu..? Dan tiba dia nyerocos membangun argumennya, begini :

"sebanarnya Kampret dg Corona itu cerdas, sudah kadung masuk ke Indoneaia tanpa terdeteksi, dalam hal ini benar kata pak menteri bahwa Corona masuk tidak terditeksi, lah apalagi yang diameternya se kecil virus corona yg kasat mata harua pakai alat microskopic,

Si Harun  yang tinggi badannya 178Cm dan berat badan 70 Kg. Saja tak bisa terdeteksi keluar masuk Indonesia apalagi Virus.

Iya kan. Nah.....?! Walupun begitu mudah masuk indonesia tp Corona tak menyangka Indonesia beda tak sebagaimana yg di bayangjan... Corona tak bisa apa-apa, hanya mampu "menaklukkan" 2 orang nusantara.

Corona mulai bingung, sejak masuk Indonesia sudah tak diakui,  sudah gitu di bully lagi dengan dikatain hanya virus Flu biasa,  tak bahaya tenang saja.

Corona mencoba masuk lewat  politik agar bisa menginfeksi jadi panggung para selebritas politik tanah air tp belum apa-apa sudah diperingatkan keras sama pak menteri.

Kemudian Corona maksa mau masuk lewat pintu agama (a kecil) wah... Dia sdh difatwakan tak punya kuasa dan tak ada kekuatan,dibully dengan kata adzab karena makan babi, kemudian dibinasakan dengan Do'a-doa. Orang indonesia tahu bahwa hanya Tuhan yg maha kuasa, Maha Besar, Maha kuat, tak ada satupun mahluk yg dapat memudlaratkan dan memberikan manfaat kecuali atas kehendak Allah.

Corona panas dingin tak berdaya,bingung mau masuk lewat pintu mana di Negeri ini. Corona dengan bangga masuk ke seantero Dunia dengan mudah tak ada dokter yg bisa menangkalnya tp di Indonesia Negeri ajaib ini belum apa2 Corona sudah di klaim "menyerah" dengan senjata rempah2, kunyit, temu lawak, jahae yg memang begitu melimpah di Negeri ini.

Sumpah.... Corona pusing tujuh keliling, WHO yg Orgamisasi kesehatan Dunia saja belum bisa menangkal Corona lah....Rakyat +62 sdh mampu memagari diri hanya dengan rempah2.

Sungguh "peremeh-temehan" dan "penghinaan" yg luar biasa bagi corona. 

Akhirnya corona bingung Indonesia tak seperti Cina, Tak sama dengan Iran dan Itali dan Negeri-Negeri lainnya di muka bumi.

Indonsia beda. Hanya di Indonesia Corona bisa ditunggangi,menimbun masker hanya untuk kepentingan keuntungan sendiri.

Hem.
Akhirnya Corona benar-benar kehabisan akal dan kesabaran, dia minggat lebih betah dinegeri tetangga yang memang tidak hanya menjadi tempat pelarian corona tapi terpidana juga sering minggat ke sana". 

Saya hanya manggut-manggut mendengar kemampuan "teoritis"nya pak. Kadrun itu kok bisa banyak tahu dia dan dengan menyakinkan mampu menyampaikan raikaian argumennya.

Sy tanya Pak. Kadrun lulusan sekolah apa....?."Saya jebolan RSJ Menur" jawabnya enteng. Hemmm.... Pasntasan. (*)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Sampang - Sat Reskrim Polres Sampang mengamankan penjudi adu jangkrik di Dusun Bira,  Desa Bira...

MEMOonline.co.id, Probolinggo - Sungguh malang nasib dua kakek yang tinggal di...

MEMOonline.co.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Nasional (DPN) SAPU JAGAD mendesak pemerintahan Joko Widodo...

MEMOonline.co.id, Sampang - Satlantas Polres Sampang Sosialisasi untuk pencegahan covid -19 dan bagi bagi...

MEMOonline.co.id, Sumenep – Bersama Forkopimda, Pemerintah Kabupaten Sumenep,...

Komentar