Mulai Sekarang, Achmad Fajar Mengajak Pemuda Malang Raya Ikut Mempersiapkan Masa Bonus Demografi Hingga 2045 yang Akan Datang

Foto: acara diskusi public
175
ad

MEMOonline.co.id, Malang - Dewan Pimpinan Pusat Wilayah (DPW) Generasi Muda Mathla’ul Ulum, Jawa Timur, menggelar diskusi public dengan tema “pemuda dalam poros kepemimpinan nasional” Jum'at (1/11/2019).

Diskusi ini di hadiri oleh tokoh-tokoh nasional jawa timur seperti Ketua DPD KNPI Achmad Fajar Hisyam, Kapolres Kota Batu yang di wakilli oleh Wakapolres Bapak Zein.M , Ketua Umum Bpc Hipmi Kota Malang Djoko Prihatin, Founder Among Tani Foundation Ibu Ganis Rumpoko Serta Ketua Badko HMI Jawa Timur Ugik Tri Pratama. 

Ketua dewan pimpinan pusat wilayah (DPW) generasi muda mathla’ul ulum jawa timur mas Fahmi menjelaskan kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan ilmu pengetahuan para generasi muda terkait isu-isu terkini yang banyak di perbincangkan oleh para elit serta mempelajari kondisi terkini di jawa timur khususnya Indonesia. 

Menurutnya, usia Produktif tahun ke tahun semakin meningkat, tapi pengelolaan SDM yang kurang memadai  

“Walaupun data menunjukan 70% dari total jumlah penduduk kita adalah usia angkatan kerja, namun kualitasnya masih relatif rendah sehingga berdampak pada pasar tenaga kerja di Indonesia,” ujarnya.

Selain itu wakapolri juga berkomentar bahwa bukan hanya di ketenagaan kerjanya para pemuda yang kurang produktif, ,tapi ketertiban dan kedesiplinan hukumnya. 

Menurutnya pelaku kriminal di kota malang khusunya yaitu para pemuda-pemudi, seperti pelanggar lalu lintas, pembegalan, narkoba dan tindakan lainnya 

“kami dikepolisian menyayangkan kondisi pemuda hari ini,yang seharusnya pemuda memili peranan penting untuk contoh yang baik di tengah masyarakat,tapi malah sebaliknya," terangnya.

Bahkan dari beberapa kajian yang mengatakan bahwa pelaku kriminal dan radikalisme mayoritas pemuda-pemuda,

"Maka dari itu, langkah kami sebagai pengayom masyarakat ialah diskusi dan sosialisasi,termasuk juga di bantu oleh Ketua KNPI Jawa timur mas Fajar selaku komandan OKP se jawa timur,” terangnya.

Mengenai kekawatiran yang di alami pemuda hari ini yang disebut oleh ketua dewan pimpinan pusat wilayah (DPW) generasi muda mathla’ul ulum jawa timur mas Fahmi terkait kualitas pemuda yang masih 70% rendah, 

Sedangkan Achmad Fajar ketua KNPI DPD Jawa timur sekaligus Pemuda Milenial yang di Gadangkan akan Maju di bursa Bupati dan wakil bupati kabupaten Malang mendatang berpesan bahwa Indonesia akan mengalami masa bonus demografi hingga 2045. 

Di mana jumlah penduduk usia produktif  lebih banyak dibandingkan penduduk tidak produkif (belum produktif dan sudah tidak produktif). Jumlah usia produktif pada 2020 mencapai 68,75% dari total populasi. 

Melimpahnya sumber daya manusia usia produktif ini hendaknya dapat dimanfaatkan dengan peningkatan kualitas, baik pendidikan maupun ketrampilan guna menyongsong era industri 4.0. katanya

Untuk menghadapi revolusi 4.0 atau era disrupsi diperlukan “Literasi” literasi tersebutlah menjadi modal para pemuda untuk masa yang akan dating. 

“Pemuda harus melakukan beberapa konsep untuk menjalankan literasi yang di antaranya 1.literasi teknologi, 2. Literasi data dan 3.literasi Humaniora.” Tuturnya

Achmad fajarpun menjelaskan 3 literasi itu untuk modal para generasi muda untuk masa depan. Literasi teknologi yang mana pemuda hari ini harus melek ternologi. 

Karena hari ini semua serba teknologi, beliau mencontohkan anak milenial susah melepaskan ketergantungan terhadap teknologi yaitu salah satunya Gadget. 

Oleh karena kondisi ini achmad fajar mengajak memanfaatkan teknologi untuk kemandirian. Sedangkan literasi data yang mana pemuda diwajibkan menulis data,membaca data dan mengarsipkan data, karena data tersebut merupakan ruh yang bukan hanya di pahami sebagai kuntitatif namun juga kualitatif. Sedangkan literasi Humaniora merupakan memastikan bahwa kita perlu keperadaban untuk kepentingan orang lain. 

Yang artinya memanusiakan manusia.atau memposisikan sebagai orang lain. 3 literasi itu penting untuk meningkatkan SDM pemuda-pemuda hari ini dan yang akan datang, tuturnya.

Berbicara Radikalisme Achmad Fajar sepakat apa yang di katakana Komjen (Pol) Idham Azis menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) di depan Komisi III DPR-RI kemaren.

Saya sepakat dengan kapolri baru kita bapak idham aziz bahwa radikalisme bukan mewakili agama,apalagi agama islam yang rahmatan lil alamin. Jadi kita pemuda harus melawannya dengan sekuat tenaga bahkan sampai titik darah penghabisan, tegasnya

Lanjutnya “kita semua pasti sepakat, Radikalisme,narkoba,dan pelanggar HAM adalah musuh kita bersma, Pancasila Harga Mati”
Ketum BPC HIPMI Kota Malang juga sependapat bahwa kejahatan apapun seperti radikalisme,narkoba dll adalah musuh kita bersama, dan pancasila sudah final. Namun Djoko Prihatin mengingatkan kita sebagai pemuda harus ikut serta dalam usaha pemerintah untuk memajukan Negara,apalagi dibidang Ekonomi. 

“revolusi 4.0 jangan anggap remeh oleh kita-kita yang muda, kalau bukan kita yang menguasai,maka aka nada pihak asing yang menguasai” tuturnya

Ketum BPC HIPMI Kota Malang juga mengajak untuk sama-sama menjajaki entrepreneur dengan menggunakan teknologi masakini,dia punya keyakinan bahwa masadepan kita di Indonesia akan seperti di jepang,china dan Negara barat, yang mana masyarakatnya akan bergantungan dengan teknologi. 

“hari ini kita sudah memasuki di mana tidak punya modal banyak bukan alasan untuk berwirausaha, kita contoh gojek,grabb, shopee dll, gofood semisal,mereka membuka restouran tanpa punya dapur untuk berjualan makanan,shopee mereka tidak perlu membangun gedung semacam mall untuk berjualan baju dll.tapi mereka punya kosep,dan ide yang ditawarkan” katanya. (Dahlan/diens).

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Sampang - Tempat Prostitusi terselubung (esek - esek) yang ada di Dusun Rabajeteh, Desa...

MEMOonline.co.id, Selayar - Tim penyidik seksi pidana khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan...

MEMOonline.co.id, Sampang - Angin puting beliung memporak Porandakan puluhan rumah di dua...

MEMOonline.co.id, Lumajang - Semua elemen masyarakat diimbau untuk bersinergi dengan Aparat pemerintah dan keamanan...

MEMOonline.co.id, Bondowoso - Gita Cita Bahana Spasa adalah ekstrakurikuler drumband kebanggan SMP Negeri 1...

Komentar