Kapolres Sebut 'Lack Off Knowledge' Picu Tingginya Kriminalitas di Kabupaten Lumajang

Foto: Tim
1230
ad

MEMOonline.co.id. Lumajang& Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan menilai, tingginya kejadian kriminalitas di wilayah hukum yang ia pimpin, merupakan dampak dari lack of knowledge ( kurangnya pengetahuan ) salah satu diantaranya, sebab putus sekolah.

Hal itu ia utarakan saat menghadiri sarasehan kaum milenial bersama Ketua DPRD Kabupaten Lumajang H. Anang Achmad Syaifudin dan Ketua Kadin Lumajang Agus Setiawan, di ruang Auditorium Perpustakaan Mula Manurung Lumajang, Sabtu (21/5/2022).

Dihadapan puluhan mahasiswa, orang nomer satu di Kepolisian Resor Lumajang itu senada menggarisbawahi, jika putus sekolah cenderung mengarah pada sulitnya mencari pekerjaan.

Terus berantai, kebutuhan hidup menjadi sarat wajib, bertendensi menjadikan seseorang yang kurang pengetahuannya, salah bergaul sehingga rentan melakukan perbuatan melawan hukum.

"Itu yang akan kita coba petakan dan cari cara menanggulanginya. Tentu bersama dengan Pemerintah Daerah dan pihak pihak terkait, karena tidak bisa hanya dengan penegakan hukum saja yang bermain. Kita tunjukkan caranya, sehingga ke depan mereka bisa menjadi kaum pemuda yang produktif," jelasnya.

Menurut Kapolres, kaum pemuda atau kaum millenial adalah agen of change atau agen perubahan, penerus para pemimpin Lumajang. Sehingga patut memikirkan bagaimana di Lumajang ini harus baik, taat hukum dan disiplin.

"Pada saat berada diposisi leader, di Lumajang ini seyogyanya bisa betul betul merasakan manfaatnya. Kalau sekarang tidak berbuat, maka nanti tidak akan mendapatkan hasil yang diinginkan, jadi mumpung ada kesempatan. Kalau ini tidak kita laksanakan, maka ini akan cuma jadi sebuah wacana," imbuh Kapolres mendorong.

Diwaktu yang sama, Zainul Arifin koordinator pelaksana kegiatan melontarkan asa, kreativitas dan produktifitas para kaum milenial diberikan wadah untuk bisa mengarahkan kreatifitas yang mereka miliki, sehingga bisa membentuk kemandirian secara finansial dan tidak terjerumus dalam kegiatan kegiatan yang negatif.

Senada dengan Kapolres, Zainul mencermati jika belakangan ini, banyak sekali pelaku kriminalitas yang tertangkap, masih berada dalam usia produktif.

"Ini tentunya menjadi beban bersama yang harus dicari solusinya. Dalam forum sarasehan inilah, kami mensupport teman - teman pemuda di Lumajang supaya berfikir produktif dan kreatif," tutupnya.

Penulis      :   Hermanto

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Isma

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Sumenep- Sungguh malang nasib Ajrul Abidin (17), dan Anil Ardiansyah (17), yang diduga menjadi korban penganiaayaan oknum anggota...

MEMOonline.co.id, Sumenep- Warga Dusun 4, Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dikejutkan dengan ulah...

MEMOonline.co.id, Sumenep- Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso.,S.H.,S.I.K.,M.M terjun langsung melakukan pengecekan pos Pengamanan Wisata...

MEMOonline.co.id, Sumenep- Perjuangan dua bidan sukwan asal pulauan Kangean, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dalam...

MEMOonline.co.id, Lumajang- Kodim 0821/Lumajang melaksanakan acara halal bihalal, Kegiatan halal bihalal dipimpin langsung oleh Dandim 0821/Lumajang...

Komentar