Legislator Asal Kepulauan Sebut Lima Desa di Pulau Kangean Terisolir

Foto: Suasana alam pedesaan di salah satu desa di Kepulauan Kangean Sumenep
203
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep  - Lima Desa di Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Sumenep, Jawa Timur disebut terisolasi sejak ratusan tahun silam.

Hal itu dikatakan oleh Anggota DPRD Sumenep Badrul Aini. Poltisi asal Pulau Kangean itu menyatakan letak giografis lima desa berada di daerah pedalam.

"Sejak ratusan tahun ada beberapa desa yang hampir terisolasi," kata Badrul pada media ini.

Lima desa dimaksud kata Badrul diantaranya, Desa Batu Putih, Tembayangan, Cangkaraman, Torjek Atas dan Desa Kangayan.

Akses jalan menuju lima desa ini kata Badrul sangat meprihatinkan dan tidak layak dilalui kendaraan bermotor.

"Sebenarnya disana ada jalan yang memang peninggalan Belanda dulu, tapi tidak pernah diperbaiki," jelasnya.

Akibat minimnya jalur transportasi kata dia ribuan hektar lahan pertanian produktif yang tidak bisa digarap atau tertimbun.

Bahkan hasil pertanian warga kebanyakan yang dibawa pulang saat musim kemarau tiba. Selama musim kemarau disimpan ditempat penyimpanan yang ada di lahan warga.

Oleh sebab itu, pihaknya bersama warga tahun ini akan memulai untik membuka jalan baru. Warga di lima desa itu telah sepakat memberikan sawah dan tanah untuk dibuat jalan baru.

"Rencananya lebar halan sekitar 6 meter, sehingga bisa dilalui mobil dan truk," jelasnya.

Upaya tersebut sambung Badrul dinilai sangat efisian daripada meperbaiki jalan lingkar timur atau peninggapan belanda. Jika memperbaiki jalan lingkar timur diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp80 miliar.

Sementara pembuatan jalan baru hanya membutuhkan anggaran sekitar Rp10 miliar. Dari sisi manfaat juga lebih banyak karena melewati daerah persawahan dan perkampungan penduduk.

Badrul berharap rencana ini mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah demi akselerasi percepatan pembangunan daerah tertinggal di kepulauan.

Penulis      :   Satrio

Editor        :   Udiens

Publisher :   Isma

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

Komentar