MEMO Online › Pemerintahan

Tegaskan Komitmen Atasi Banjir dan Jaga Lingkungan, Wabup Sumenep Tinjau Pesantren Al-Amien Putri

Selasa, 04 November 2025 08:53 WIB

Foto: Wabup KH. Imam Hasyim Bersama Dandim Saat Mengunjungi Ponpes Al-Amin Prenduan, Senin (03/11/2025)
Foto: Wabup KH. Imam Hasyim Bersama Dandim Saat Mengunjungi Ponpes Al-Amin Prenduan, Senin (03/11/2025)
Bagikan: WhatsApp Facebook X

MEMOonline.co.id. Sumenep- Wakil Bupati Sumenep, K.H. Imam Hasyim, meninjau langsung kondisi lingkungan di Pondok Pesantren Al-Amien Putri 1, Dusun Aing Soka, Desa Pragaan Laok, Kecamatan Pragaan, Senin (3/11/2025).

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut Pemkab Sumenep atas keluhan warga dan pihak pesantren terkait banjir musiman akibat penyempitan aliran sungai di sekitar area pondok.

Kegiatan peninjauan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Kedatangan Wabup bersama Dandim 0827/Sumenep disambut hangat oleh pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien, Forkopimcam Pragaan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumenep, Kepala Desa Pragaan Laok, serta ratusan masyarakat.

Lebih dari 500 santriwati tampak berbaris menyambut rombongan dengan penuh antusias.

Dalam kesempatan itu, K.H. Imam Hasyim menegaskan pentingnya langkah teknis dan strategis dalam mengatasi persoalan lingkungan di kawasan pendidikan berbasis pesantren.

Menurutnya, penanganan banjir bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari komitmen Pemkab Sumenep terhadap ketahanan infrastruktur dan kesejahteraan warga pesantren.

“Kami ingin memastikan kegiatan belajar santri tidak terganggu oleh persoalan banjir. Pemerintah hadir bukan hanya melihat, tapi memastikan solusi jangka panjang bisa segera dijalankan,” ujar K.H. Imam Hasyim.

Wabup juga menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor untuk mencegah kerusakan lingkungan yang berulang.

Ia mengajak masyarakat dan pengasuh pesantren turut aktif menjaga kebersihan aliran sungai agar tidak tersumbat oleh sedimentasi maupun limbah rumah tangga.

“Penanganan banjir tidak cukup dengan normalisasi sungai. Diperlukan kesadaran kolektif agar lingkungan tetap lestari. Kami ingin semua pihak bergerak bersama menjaga keseimbangan alam,” tegasnya.

K.H. Imam Hasyim memastikan hasil tinjauan lapangan tersebut akan segera ditindaklanjuti oleh Dinas PU Sumenep melalui kajian teknis dan perencanaan pengerjaan di titik-titik kritis sungai.

Pemerintah berharap langkah ini mampu mengurangi risiko banjir serta menjaga kenyamanan kegiatan pendidikan di pesantren.

Kunjungan ini menegaskan konsistensi Pemkab Sumenep dalam membangun infrastruktur ramah lingkungan sekaligus memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan Islam sebagai mitra strategis pembangunan daerah.

Berita lain di Pemerintahan