Soroti Warga Patungan Perbaiki Jalan Rusak, Ketua Komisi III DPRD Sumenep Minta Pemkab Cari Solusi Konkret
MEMOonline.co.id. Sumenep- Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sumenep, Muhri, mengapresiasi langkah warga yang secara sukarela bergotong royong memperbaiki jalan desa yang rusak bertahun-tahun dan belum tersentuh perbaikan pemerintah.
Politisi PKB itu mengakui kondisi infrastruktur jalan di sejumlah wilayah Sumenep memang memprihatinkan. Banyak ruas jalan mengalami kerusakan cukup parah dan belum diperbaiki dalam waktu lama.
“Tentu kami mengapresiasi upaya masyarakat. Hanya saja perlu dipahami bahwa APBD Sumenep setiap tahunnya terbatas untuk memenuhi standar ideal jalan. Jadi pasti ada ruas yang diprioritaskan lebih dulu. Masyarakat harus bersabar menunggu giliran,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Meski demikian, ia meminta Pemerintah Kabupaten Sumenep tidak menutup mata terhadap tingginya partisipasi warga yang rela patungan demi memperbaiki akses jalan di desanya.
Menurutnya, pemerintah perlu menghadirkan solusi konkret agar pembangunan infrastruktur dapat menjangkau hingga tingkat desa.
“Pemkab harus mencari solusi atas problem jalan rusak. Bisa melalui pemanfaatan dana CSR perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Sumenep atau skema alternatif lainnya,” tegasnya.
Muhri juga mengaku turut terlibat dalam penggalangan dana perbaikan jalan di sejumlah wilayah, di antaranya di Desa Batuputih Laok dan Desa Batuputih Kenek yang telah dilakukan beberapa waktu lalu. Selain di wilayah Batuputih, warga Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan, juga melakukan perbaikan jalan secara swadaya.
Mereka patungan dengan nominal sumbangan mulai dari Rp50 ribu hingga Rp300 ribu per orang demi memperbaiki akses yang selama ini rusak.