Sejumlah Jembatan Putus akibat Banjir di Jember Ditinjau Langsung Pemprov Jatim
MEMOonline.co.id. Jember- Tim teknis Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur bersama BPBD Jawa Timur meninjau sejumlah jembatan yang putus akibat banjir di Kabupaten Jember, Minggu (13/2).
Peninjauan ini merupakan tindak lanjut komunikasi langsung Bupati Jember Muhammad Fawait dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa guna mempercepat pemulihan infrastruktur secara terkoordinasi.
Rombongan tim teknis didampingi Penjabat (Pj) Sekda Jember Akhmad Helmi Lukman, Kepala BPBD Jember Edi Budi Susilo, Kepala Diskominfo Jember Regar Jeane Dealen Nangka, serta sejumlah stakeholder terkait.
Lokasi pertama yang ditinjau yakni jembatan gantung di Dusun Darungan, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi.
Jembatan sepanjang 105 meter dengan lebar 1,5 meter yang diresmikan pada 2005 itu kembali rusak diterjang banjir tiga hari lalu.
Arus sungai yang tinggi menghantam konstruksi hingga empat kaki penyangga di sisi utara dan selatan hancur, menyisakan serpihan besi dan beton yang dipenuhi limbah sampah plastik maupun organik.
Sementara itu, Kabid Pembangunan Jembatan dan Jalan DPU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Budi Hartono, memaparkan catatan teknis terkait kondisi konstruksi jembatan di wilayah terdampak.
Ia menyebut mayoritas jembatan lama memang tidak dirancang untuk menghadapi debit air ekstrem.
“Rata-rata jembatan yang tadi ditinjau tidak kuat jika diterjang banjir besar. Kalau ada banjir dengan ketinggian dua meter saja, konstruksinya sudah tidak mampu menahan beban arus,” ungkapnya.
Pemerintah daerah bersama Pemprov Jatim kini tengah memetakan langkah percepatan perbaikan agar akses masyarakat yang terdampak dapat segera pulih.