Reuni 30 Tahun Statistika ITS 1995 Digelar di Sumenep, Perpaduan Temu Kangen dan Wisata Budaya
MEMOonline.co.id. Sumenep- Kabupaten Sumenep dipilih sebagai lokasi pelaksanaan Reuni 30 Tahun Statistika ITS angkatan 1995 yang digelar di salah satu hotel berbintang.
Kegiatan reuni ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen antaralumni, tetapi juga dikemas dengan konsep wisata konvensi yang memadukan sejarah, budaya, dan kuliner khas daerah.
Ketua Panitia Reuni, Wily Yustanti, menjelaskan bahwa Sumenep dipilih karena memiliki keunikan geografis serta nilai historis yang kuat.
Berada di ujung timur Pulau Madura, Sumenep dikenal sebagai wilayah pertama di Jawa Timur yang menyambut matahari terbit.
Selain itu, kekayaan budaya dan sejarah yang masih terjaga menjadi daya tarik tersendiri bagi para alumni.
“Sumenep memiliki karakter yang lengkap. Kami tidak hanya mengadakan reuni di hotel, tetapi juga menikmati wisata sejarah dan budaya. Keraton Sumenep menjadi destinasi wajib karena di sanalah jejak peradaban dan budaya Madura masih berdiri kokoh dan terawat,” ujar Wily.
Dalam rangkaian kegiatan, para peserta reuni mengunjungi Keraton Sumenep untuk menyaksikan langsung peninggalan sejarah, arsitektur khas, serta nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Kunjungan tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi para alumni, karena dapat belajar sejarah sekaligus menikmati atmosfer budaya lokal yang autentik.
Panitia lokal, Irwan Sujatmiko, menuturkan bahwa Sumenep kini tidak hanya unggul dari sisi wisata alam dan budaya, tetapi juga semakin siap sebagai destinasi wisata konvensi.
Menurutnya, fasilitas pendukung seperti perhotelan, ruang pertemuan, akses transportasi, hingga destinasi wisata penunjang terus mengalami perkembangan.
“Sumenep saat ini sudah cukup nyaman untuk kegiatan wisata konvensi. Reuni, seminar, hingga pertemuan berskala besar dapat dipadukan dengan wisata sejarah dan budaya, seperti kunjungan ke Keraton Sumenep,” jelas Irwan.
Selain wisata sejarah, para peserta reuni juga menikmati aneka kuliner khas Sumenep sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.
Perpaduan antara agenda pertemuan, wisata budaya, sejarah, dan kuliner tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.
Melalui kegiatan ini, Sumenep semakin menegaskan potensinya sebagai destinasi wisata konvensi yang lengkap.
Tidak hanya menawarkan fasilitas pertemuan yang memadai, Sumenep juga menyuguhkan pengalaman budaya dan sejarah bernilai tinggi, sekaligus memperkuat citranya sebagai daerah tujuan wisata unggulan di Jawa Timur.