Polemik Pemdes Barat, Camat : Kami Sudah Bentuk Tim Binwas, Masih Berproses
MEMOonline.co.id. Lumajang- Polemik Pemerintahan Desa Barat Kecamatan Padang Kabupaten Lumajang Jawa Timur, terus bergulir.
Pemangku wilayah, Camat Padang, Jamak Nurwanto mengatakan, pihaknya saat ini tengah membentuk tim Binwas. "Saat ini masih berproses," ucapnya pada media ini, Selasa (18/11/2025).
Jamak mendefinisikan, Binwas merupakan bentuk Pembinaan dan Pengawasan. Tim Binwas Kecamatan selanjutnya melakukan pembinaan dan pengawasan.
"Memfasilitasi dan mengawasi administrasi desa, pengelolaan keuangan desa, penyelenggaraan pembangunan desa agar sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku," imbuhnya.
Diwaktu sebelumnya, kegiatan serupa pun dilakukan rutin. Akan tetapi pasca adanya peristiwa, semakin difokuskan pada indikasi.
Diberitakan sebelumnya, ada beberapa poin polemik yang terjadi di internal Pemdes Barat, diantaranya :
1. Pengadaan makam umum. Menurut warga mulanya kades menarik iuran, akan tetapi tak kunjung terealisasi, sehingga warga merasa ditipu.
2. Pengelolaan TKD (Tanah Kas Desa) yang tidak transparan. Muncul kegaduhan, banyak pihak yang mengklaim penggarapan. Diduga tanah kas desa disewakan ke beberapa pihak, untuk keperluan pribadi sang kades.
3. Honor atau gaji perangkat yang diakui sejumlah sumber (perangkat -red), belum diberikan. Berujung pada terhambatnya akselerasi perangkat untuk menjalankan tugas pokok dan fungsinya.
4. Pengelolaan Dana Desa yang tidak transparan. Diduga tak terealisasi dengan baik. Warga menyebut minim pembangunan infrastruktur, dan kondisi itu, menghambat pertumbuhan sektor UMKM.
5. Dugaan pungutan liar dalam tahapan perekrutan perangkat dan staf desa.
Terkini, Kepala Desa Barat Barat Effendi Yulianto dihubungi tim, sudah lagi tak terhubung. Berikut via seluler/WhatsApp, nampak centang satu.