MEMO Online › Pemerintahan

Petugas Gabungan Gelar Karya Bhakti dan Serahkan Bantuan Darurat Pasca Bencana Puting Beliung di Gucialit

Kamis, 04 Desember 2025 17:51 WIB

Foto: Petugas gabungan melakukan pembersihan//evakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga
Foto: Petugas gabungan melakukan pembersihan//evakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga
Bagikan: WhatsApp Facebook X

MEMOonline.co.id. Lumajang- Petugas gabungan diantaranya Personil TNI Koramil 0821/04 Gucialit, anggota Polsek Gucialit dan BPBD Lumajang, menggelar karya bhakti di lokasi titik terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Gucialit, Kamis (4/12/2025).

Diketahui peristiwa terjadi di hari sebelumnya, selain berdampak kerugian materiil, bencana itu juga turut memakan korban jiwa.

Danramil 0821/04 Gucialit Kapten Inf Ahmad Ely Supriyadi pada media mengungkapkan, kegiatan dilaksanakan sebagai bentuk respon cepat dan sinergi dalam menindaklanjuti terjadinya bencana.

"Kegiatan yang dilakukan yakni, karya bhakti bersama instansi terkait dan warga secara gotong royong di masing-masing rumah warga terdampak cuaca ekstrim (puting beliung)," ucap Danramil.

Diwaktu yang sama, Kapten Inf Ahmad Ely Supriyadi juga menuturkan, turut membantu proses penyaluran bantuan dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Lumajang, berikut sembako pada keluarga yang anggotanya meninggal dunia.

Terpisah, Is Nugroho Kepala Pelaksana BPBD Lumajang mencatat, kerusakan bangunan tempat tinggal warga terjadi terpisah di tiga desa diantaranya Desa Dadapan, Desa Pakel dan Desa Gucialit.

Sementara satu orang korban meninggal dunia merupakan warga Dusun Karangrejo Desa Dadapan Kecamatan Gucialit bernama Mujilah.

"Kami (TRC BPBD Kabupaten Lumajang -red) terus melakukan asesmen, melibatkan sejumlah pihak (forkopimka), guna memastikan langkah penanganan yang dilakukan tepat, sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada," ucap Nugroho.

"Hari ini langkah pertama yang kami lakukan dan akan dilanjutkan esok, dalam ranah opsi pemulihan paca bencana," imbuhnya.

Pengamatan di lokasi terjadinya bencana, kerusakan bangunan diakibatkan lantaran tertimpa pohon yang tumbuh tak jauh didekat nya.

Untuk diketahui, selesai juga warga setempat, gabung perangkat dari Desa Kenongo, Dadapan, Babakan dan Gucialit, tutur terlibat dala kegiatan tersebut.

Berita lain di Pemerintahan