MEMO Online › Pemerintahan

Pansus DPRD Sumenep Temukan Dugaan Pelanggaran Serius Tambak Udang, Audit Total Segera Digelar

Kamis, 11 Desember 2025 15:34 WIB

Foto: Pansus DPRD Sumenep saat Sidak Tambak Udang
Foto: Pansus DPRD Sumenep saat Sidak Tambak Udang
Bagikan: WhatsApp Facebook X

MEMOonline.co.id. Sumenep- Panitia Khusus (Pansus) Tambak Udang DPRD Kabupaten Sumenep melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah usaha tambak udang di Kecamatan Dasuk, Selasa (hari ini).

Sidak dipimpin langsung oleh Ketua Pansus Tambak Udang, Akhmadi Yasid.

Dalam sidak tersebut, Pansus menemukan sederet persoalan serius terkait tata kelola tambak udang yang dinilai berpotensi merugikan lingkungan maupun daerah.

Pertama, instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di sejumlah lokasi tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Bahkan, ditemukan indikasi pembuangan limbah langsung ke laut, yang berpotensi merusak ekosistem pesisir.

Kedua, kedisiplinan pengusaha tambak dalam melakukan uji limbah dinilai rendah.

Padahal, uji laboratorium wajib dilakukan secara rutin dan biayanya relatif murah, hanya sekitar Rp600 ribu setiap pengujian.

Ketiga, kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga dinilai jauh dari ideal.

Dari potensi lebih dari Rp150 juta per tahun jika seluruh tambak tertib melakukan uji limbah di laboratorium DLH, realisasi yang masuk ke kas daerah hanya berkisar Rp20 juta.

Keempat, Pansus menyoroti minimnya kontribusi sosial dari para pengusaha tambak.

Padahal, Peraturan Bupati Sumenep Nomor 25 Tahun 2023 tentang CSR telah mengatur mekanisme tanggung jawab sosial perusahaan.

Namun, hingga kini tidak ada bentuk sumbangsih signifikan kepada daerah selain biaya uji limbah yang nilainya relatif kecil.

Atas berbagai temuan tersebut, Pansus berencana memanggil seluruh pengusaha tambak udang di Sumenep untuk menjalani audit menyeluruh.

Audit ini akan fokus pada kepatuhan terhadap regulasi ekologis serta kewajiban CSR sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.

Demikian disampaikan Ketua Pansus Tambak Udang DPRD Sumenep, Akhmadi Yasid.

Berita lain di Pemerintahan