MEMO Online › Pemerintahan

Operasi Zebra Semeru 2025 Dimulai: Polres Sumenep Fokus Tekan Pelanggaran dan Fatalitas Kecelakaan

Selasa, 18 November 2025 06:25 WIB

Foto: Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, S.I.K., saat menyematkan tanda dimulainya Ops Zebra Semeru 2025
Foto: Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, S.I.K., saat menyematkan tanda dimulainya Ops Zebra Semeru 2025
Bagikan: WhatsApp Facebook X

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kepolisian Resor (Polres) Sumenep resmi memulai Operasi Zebra Semeru 2025 pada 17–30 November 2025. Operasi ini menjadi langkah strategis untuk menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan menjelang pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025.

Dengan mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat”, operasi ini menargetkan berbagai pelanggaran yang berpotensi memicu kecelakaan, seperti tidak memakai helm SNI, tidak menggunakan sabuk keselamatan, penggunaan ponsel saat berkendara, hingga pengendara di bawah umur.

Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, S.I.K., menegaskan bahwa Operasi Zebra bukan sekadar agenda tahunan, melainkan upaya nyata menekan angka fatalitas dan meningkatkan disiplin masyarakat.

“Operasi Zebra Semeru 2025 bukan hanya penegakan hukum, tetapi bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan keselamatan seluruh pengguna jalan,” ujarnya.

Ia menekankan, Polres Sumenep tetap mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas terhadap pelanggaran yang membahayakan.

“Kami ingin masyarakat paham bahwa pelanggaran kecil sekalipun dapat berakibat fatal. Karena itu, edukasi dan penindakan akan kami jalankan secara seimbang,” tambah Kapolres.

Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Ninit Titis Dewiyani, S.E., menyampaikan bahwa sejumlah titik rawan kecelakaan telah dipetakan dan menjadi prioritas pengawasan.

“Kami telah memetakan lokasi dengan tingkat pelanggaran dan kecelakaan tinggi. Patroli akan kami intensifkan pada jam-jam rawan untuk meminimalisir risiko,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa sasaran operasi bukan hanya pelanggaran helm atau sabuk keselamatan, tetapi juga perilaku berkendara yang membahayakan, seperti melawan arus, berboncengan lebih dari satu orang, hingga berkendara di bawah pengaruh alkohol.

“Keselamatan adalah kebutuhan, bukan pilihan. Kami mengajak masyarakat Sumenep menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” tutupnya.

Melalui Operasi Zebra Semeru 2025, Polres Sumenep berharap budaya tertib berlalu lintas dapat terus tumbuh dan berkelanjutan, bukan hanya saat operasi berlangsung.

Berita lain di Pemerintahan