MEMO Online › Pemerintahan

Hati Hati Melintas Depan Namira School Probolinggo Banyak Parkir Liar Membahayakan Pengguna Jalan

Rabu, 17 Desember 2025 12:55 WIB

Foto: Kondisi Parkir di Depan Namira School  Kraksaan Probolinggo
Foto: Kondisi Parkir di Depan Namira School Kraksaan Probolinggo
Bagikan: WhatsApp Facebook X

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Pengguna jalan yang melintas di wilayah Kraksaan, khususnya yang menuju Surabaya, diimbau meningkatkan kewaspadaan saat melintasi Jalan Raya Panglima Sudirman, tepatnya setelah Jembatan Kembar sisi selatan atau di depan Namira School, Kabupaten Probolinggo.

Aktivitas parkir kendaraan roda empat di lokasi tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan lalu lintas.

Berdasarkan pantauan media, sejumlah kendaraan roda empat terparkir hingga dua lapis (double parkir) dan memakan badan jalan provinsi.

Kondisi ini menyebabkan penyempitan jalur dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas, terutama bagi kendaraan yang melaju dari arah timur dengan kecepatan relatif tinggi.

Situasi semakin berisiko karena kontur jalan yang sedikit berbelok.

Dari arah timur, keberadaan kendaraan parkir kerap tidak terlihat sehingga pengendara harus mendadak mengurangi kecepatan dan berpindah haluan ke kanan untuk menghindari kendaraan yang terparkir.

Apabila pada saat bersamaan jalur kanan sedang dilalui kendaraan lain, potensi kecelakaan lalu lintas tidak dapat dihindari.

“Ini sangat membahayakan, apalagi pada jam berangkat sekolah dan pulang sekolah. Harusnya parkir cukup satu jalur saja memanjang, bukan sampai menggunakan dua jalur,” ujar salah seorang warga Kraksaan. Rabu (17/12/2025).

Menanggapi hal tersebut, pihak Namira School Probolinggo memberikan klarifikasi.

Kepala Sekolah Namira bersama Nur Asiya, menyampaikan bahwa dalam tiga hari terakhir sekolah tengah menggelar sejumlah kegiatan, termasuk pembagian rapor dan penampilan kegiatan siswa, yang menyebabkan peningkatan volume kendaraan wali murid.

“Memang pada jam penjemputan sering terjadi kepadatan karena banyak wali murid menggunakan kendaraan roda empat,” jelasnya.

Ia mengakui keterbatasan lahan parkir di lingkungan sekolah menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya parkir di badan jalan. Pihak sekolah, lanjutnya, akan menjadikan kondisi ini sebagai bahan evaluasi untuk ke depan.

“Ini menjadi evaluasi bagi kami. Ke depan kami akan mengarahkan wali murid agar penjemputan menggunakan kendaraan roda dua agar tidak mengganggu arus lalu lintas,” tegasnya.

Sedangkan Kasat lantas Polres Probolinggo Safiq Jundhira Z.S.Tr.K.S.I.MSi., mengatakan terkait parkir tersebut. "Jika itu melanggar arus dan kelancaran lalu lintas apalagi berpotensi menyebabkan kecelakaan. Maka tidak di benarkan," tegasnya.

Masyarakat berharap adanya penataan parkir yang lebih tertib serta koordinasi antara pihak sekolah, orang tua murid, dan instansi terkait guna menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas di Jalan Raya Panglima Sudirman Probolinggo, yang merupakan jalur provinsi dengan mobilitas tinggi.

Berita lain di Pemerintahan