MEMO Online › Pemerintahan

Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Rawat Persatuan di Era Digital

Kamis, 01 Oktober 2026 18:40 WIB

Foto: Bupati Sumenep Ahmad Fauzi Wongsojudo di upacara Hari Kesaktian Pancasila
Foto: Bupati Sumenep Ahmad Fauzi Wongsojudo di upacara Hari Kesaktian Pancasila
Bagikan: WhatsApp Facebook X

MEMOonline.co.id. Sumenep- Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Sumenep menjadi momentum untuk memperkuat komitmen mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat dan pemerintahan.

Hal itu disampaikan Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH saat memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Kamis (1/10/2026).

Bupati Fauzi menegaskan, Hari Kesaktian Pancasila tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi harus dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan.

“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Persatuan harus kita rawat bersama sebagai kekuatan membangun daerah dan bangsa,” kata Fauzi.

Menurutnya, pengamalan Pancasila harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Semangat gotong royong, toleransi, kepedulian sosial, serta sikap menghargai perbedaan menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis.

“Semangat gotong royong, toleransi, kepedulian sosial, serta sikap menghargai perbedaan menjadi bagian penting dalam menjaga keutuhan bangsa,” ujarnya.

Fauzi juga menyoroti peran generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat.

Ia meminta kemajuan teknologi dimanfaatkan secara bijak untuk kegiatan produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Masyarakat, khususnya generasi muda, harus menggunakan kemajuan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab untuk meningkatkan wawasan, kreativitas, dan produktivitas,” tuturnya.

Ia berharap generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi bagian dari kekuatan yang menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Menurut Fauzi, peran tersebut dapat diwujudkan dengan memperkuat toleransi, menghargai keberagaman, serta menjaga semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Generasi muda tidak hanya menjadi penerima perubahan, tetapi mampu tampil sebagai pelopor dalam memperkuat persatuan, menjunjung tinggi toleransi, menghargai keberagaman, serta menjaga semangat gotong royong,” tegasnya.

Bupati Fauzi menambahkan, nilai-nilai Pancasila harus terus hidup dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, kata dia, menjadi pengingat bahwa menjaga persatuan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

“Hari Kesaktian Pancasila menjadi pengingat bersama bahwa menjaga persatuan adalah tanggung jawab kita dalam membangun kekuatan demi memajukan daerah dan bangsa,” pungkasnya.

Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH, Sekdakab Agus Dwi Saputra, S.Sos, M.Si, Forkopimda, pimpinan OPD, camat se-Kabupaten Sumenep, pejabat eselon III, pimpinan instansi vertikal, serta pimpinan perusahaan di Kabupaten Sumenep.(*)

Berita lain di Pemerintahan