MEMO Online › Pemerintahan

Hadapi Cuaca Ekstrem, Perumda Tirta Kahuripan Bogor Siagakan Mitigasi Total untuk Jaga Pasokan Air Bersih

Selasa, 18 November 2025 11:59 WIB

Foto: Petugas PDAM sedang cek bendungan Katulampa
Foto: Petugas PDAM sedang cek bendungan Katulampa
Bagikan: WhatsApp Facebook X

MEMOonline.co.id. Bogor- Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menyiapkan serangkaian langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem dan peningkatan curah hujan di akhir tahun 2025. Upaya ini dilakukan menyusul terbitnya Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 360/Kep.626-BPBD/2025 tentang status siaga darurat bencana banjir, banjir bandang, cuaca ekstrem, gelombang ekstrem, abrasi, dan tanah longsor untuk wilayah Jawa Barat Tahun 2025/2026.

Musim penghujan di Kabupaten Bogor kerap memicu gangguan pengaliran air bersih, mulai dari peningkatan kekeruhan air baku hingga risiko longsor yang dapat merusak jaringan pipa distribusi. Menghadapi ancaman tersebut, Direktur Umum Perumda Tirta Kahuripan, Abdul Somad, memaparkan langkah mitigasi teknis dan nonteknis guna memastikan pelayanan tetap berjalan optimal.

Mitigasi Teknis

Pemantauan debit dan kualitas air baku di hulu sungai, khususnya Sungai Ciliwung dan Cileungsi, melalui koordinasi dengan pos jaga Bendungan Katulampa serta Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) sebagai sistem peringatan dini.

Kesiapan bahan kimia, pompa, dan genset cadangan di titik rawan gangguan.

Peningkatan frekuensi pembersihan recevoir, bak pengendapan, dan saringan cepat sesuai tingkat kekeruhan saat hujan lebat.

Mitigasi Nonteknis

Peningkatan komunikasi publik melalui media sosial, situs resmi, dan aplikasi myKahuripan untuk memberikan informasi cepat dan akurat saat terjadi gangguan.

Pembentukan tim tanggap darurat internal 24 jam untuk menangani keluhan, perbaikan lapangan, dan pengiriman bantuan air bersih menggunakan tangki.

Edukasi hemat air kepada pelanggan sekaligus imbauan untuk menampung air saat cuaca ekstrem berpotensi mengganggu aliran.

“Cuaca ekstrem di Kabupaten Bogor memang menjadi tantangan tahunan, dan gangguan pengaliran akibat bencana atau faktor alam kadang tidak terhindarkan. Namun kami berkomitmen menormalkan pengaliran secepat mungkin dan memberikan informasi terkini kepada pelanggan,” ujar Abdul Somad.

Ia menegaskan bahwa langkah mitigasi menyeluruh ini merupakan upaya antisipasi agar tidak terjadi kerugian yang lebih besar, baik bagi perusahaan maupun masyarakat.

Dengan lebih dari 200 ribu pelanggan, Perumda Tirta Kahuripan berkomitmen menjaga keamanan pasokan air bersih dan mengajak masyarakat turut serta menjaga sumber air, tidak membuang sampah ke sungai, serta tetap waspada terhadap potensi bencana.

Untuk informasi gangguan terkini, pelanggan dapat mengakses situs www.tirtakahuripan.co.id atau aplikasi myKahuripan. Masyarakat yang menemukan kebocoran pipa air dapat menghubungi Call Center 1500-862 atau WhatsApp 0821-1996-9008.

Berita lain di Pemerintahan