MEMO Online › Pemerintahan

Gus Haris Ajak ASN Probolinggo Istiqomah Berdzikir dan Bersholawat: Dua Jam Sebulan, Tapi Penuh Berkah

Jumat, 31 Oktober 2025 20:07 WIB

Foto: Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris Bersama ASN Dalam Kegiatan Dzikir dan Bersholawat
Foto: Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris Bersama ASN Dalam Kegiatan Dzikir dan Bersholawat
Bagikan: WhatsApp Facebook X

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris, M.Kes., atau yang akrab disapa Gus Haris, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo untuk senantiasa menumbuhkan semangat istiqomah dalam beribadah dan berdzikir.

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan “Dzikir dan Sholawat bagi ASN Pemkab Probolinggo bersama Majelis Sholawat Muhammad” di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Jumat (31/10/2025).

Dalam arahannya, Gus Haris menegaskan pentingnya menjaga ketenangan hati dan memperkuat keimanan di tengah kesibukan bekerja sebagai abdi negara.

“Kegiatan seperti ini cukup dilaksanakan sebulan sekali saja, bukan untuk saya, tapi untuk panjenengan semua. Ini sifatnya dzikir. Kalau belum terbiasa, mungkin ada yang mengantuk, tapi Insya Allah dua jam dalam sebulan bukan waktu yang berat,” ujarnya.

Bupati berharap kegiatan dzikir dan sholawat ini dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat kebersamaan, sekaligus memperkuat nilai spiritual di lingkungan birokrasi.

“Semoga kegiatan dzikir ini membawa keberkahan bagi kita semua dan semoga istiqomah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari,” tambahnya.

Sementara itu, muballigh KH Abunawas dalam tausiyahnya mengingatkan pentingnya saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran, sebagaimana perintah Allah dalam Al-Qur’an.

“Tidak ada ruginya kalau kita saling menasihati dalam perkara kebenaran dan kesabaran,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kehidupan dunia hanyalah jalan menuju akhirat. Setiap amal dan perbuatan manusia akan mendapat balasan setimpal dari Allah SWT.

“Kita hidup di dunia ini mau menuju ke mana, itu pilihan kita. Tapi setiap amal akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah,” tegasnya.

Kiai Abunawas juga menyinggung tentang jabatan dan kekuasaan yang bisa menjadi jalan menuju surga apabila dijalankan dengan amanah dan keikhlasan.

“Menjadi pemimpin bisa menjadi jalan ke surga, karena orang yang memimpin dengan amanah memiliki keistimewaan di sisi Allah. Tapi kalau mata hati tertutup, rakyat bisa celaka,” pesannya.

Ia pun menutup ceramahnya dengan ajakan untuk memperbanyak sholawat.

“Kalau ingin sukses dunia dan akhirat, tingkatkan iman dan taqwa serta perbanyak sholawat. Karena sholawat akan menambah berat timbangan kita di akhirat dan membawa syafaat Rasulullah,” tuturnya.

Kegiatan dzikir dan sholawat ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE., Sekretaris Daerah (Sekda) Ugas Irwanto, para alim ulama, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Berita lain di Pemerintahan