Dinsos Kota Batu Diduga Enggan Bantu Kaki Palsu, Warga Desa Pesanggrahan Kecewa
MEMOonline.co.id. Kota Batu- Nurjamat (51), warga Jalan Cempaka, RT 3, RW 6, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu, mengaku kecewa dan sedih setelah Dinsos Kota Batu menolak permohonannya untuk mendapatkan bantuan kaki palsu. Dinsos Kota Batu menilai Nurjamat masuk kategori warga yang mampu karena memiliki mobil, motor, dan laptop.
Namun, Nurjamat membantah hal tersebut dan menyatakan bahwa semua aset tersebut telah dijual untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
"Karena saya dinilai punya mobil, punya motor, punya laptop katanya masuk kategori unurutan ke-6, jadi tidak bisa mendapatkan bantuan. Padahal, semua itu sudah saya jual, kalau motor punya anak dan laptop juga punya anak buat kerja," ungkapnya dengan sedih, Senin (22/12/2025).
Sementara itu, Dinsos Kota Batu saat dihubungi awak media memberikan pernyataan bahwa mereka akan melakukan assesment terlebih dahulu untuk memahami kondisi dan kebutuhan Nurjamat.
"Iya, tadi staf kami sudah ke sana nanti kami assesment dulu, karena itu untuk proses evaluasi atau penilaian yang sistematis untuk memahami kondisi, kemampuan, atau kebutuhan seseorang, kelompok, atau organisasi," jelas Mustakim, Kabid Rehabilitasi Dinas Sosial Kota Batu.