MEMO Online › Pemerintahan

Bupati Lumajang Keluarkan Surat Resmi, Penutupan Sementara Aktivitas Tambang di Kawasan Rawan Gunung Semeru

Kamis, 20 November 2025 09:17 WIB

Foto: Bupati Lumajang, Indah Amperawati mengenakan hijab.
Foto: Bupati Lumajang, Indah Amperawati mengenakan hijab.
Bagikan: WhatsApp Facebook X

MEMOonline.co.id. Lumajang- Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan bahwa keselamatan warga dan pekerja tambang menjadi prioritas utama.

Untuk itu, pemerintah daerah akan segera mengeluarkan surat resmi penutupan sementara seluruh aktivitas pertambangan di kawasan rawan Gunung Semeru.

Langkah ini diambil menyusul peningkatan aktivitas gunung yang masih fluktuatif dan berpotensi menimbulkan risiko bahaya, termasuk awan panas, longsor, dan abu vulkanik.

“Keselamatan manusia jauh lebih penting daripada produksi. Seluruh aktivitas pertambangan dihentikan sementara hingga situasi benar-benar aman,” tegas Bunda Indah saat meninjau lokasi terdampak APG Semeru di Pos Pengamatan Gunungapi Semeru, Rabu malam (19/11/2025).

Bunda Indah telah melakukan koordinasi dengan Kapolres Lumajang dan aparat gabungan untuk memastikan pelaksanaan penutupan berjalan efektif.

Instruksi tegas juga sudah disampaikan agar tidak ada aktivitas tambang yang tetap berlangsung selama status rawan masih diberlakukan.

Surat resmi imbauan penutupan pertambangan ini akan segera diedarkan kepada seluruh pengelola tambang di wilayah terdampak.

Pemerintah menekankan bahwa langkah ini bersifat sementara, proaktif, dan sepenuhnya untuk melindungi keselamatan warga.

Selain itu, pengawasan intensif di titik-titik strategis akan dilakukan aparat gabungan untuk memastikan kepatuhan terhadap larangan sementara ini.

Bunda Indah mengajak seluruh pihak memahami kondisi dan bekerja sama demi keselamatan bersama.

“Kami meminta semua pihak mematuhi imbauan ini. Keselamatan harus menjadi pertimbangan utama setiap langkah di zona rawan bencana,” pungkasnya.

Berita lain di Pemerintahan