Bupati Fauzi Imbau Warga Sumenep Utamakan Keselamatan dan Ketertiban Jelang Mudik Lebaran 2026
MEMOonline.co.id. Semenep- Menjelang musim mudik Lebaran 2026, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengimbau masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman untuk tetap menjaga ketertiban serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Bupati Fauzi berpesan agar para pemudik menjaga kondusivitas arus mudik hingga pelaksanaan malam takbiran dan Salat Idulfitri. Ia juga mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dengan matang.
Menurutnya, pemudik perlu memastikan kondisi fisik tetap prima, kendaraan dalam keadaan layak jalan, serta selalu mematuhi aturan lalu lintas guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Idulfitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi momentum untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ujar Bupati Fauzi, Rabu (4/3/2026).
Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Sumenep itu juga mengingatkan masyarakat agar tidak berlebihan dalam merayakan malam takbiran sehingga tidak mengganggu ketertiban umum.
“Rayakan Lebaran dengan penuh suka cita, tetapi tetap tertib dan tidak berlebihan. Keselamatan adalah yang utama,” tegasnya.
Meski sebagian aparatur pemerintah menjalani cuti bersama, orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep itu memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.
Layanan dasar seperti kesehatan dan transportasi dipastikan tetap siaga demi kenyamanan masyarakat.
“Kami ingin seluruh masyarakat bisa merayakan Lebaran dengan tenang. Pemerintah hadir untuk memastikan pelayanan tetap berjalan, sehingga warga merasa aman dan nyaman,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Hari Raya Idulfitri untuk meningkatkan ibadah serta memperkuat kepedulian sosial melalui semangat gotong royong.
“Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Semoga kita kembali fitri dan semakin memperkuat persatuan di Bumi Sumekar,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama aparat keamanan juga telah berkoordinasi untuk menjamin kelancaran arus mudik, baik di wilayah daratan maupun kepulauan yang bergantung pada transportasi laut.