MEMO Online › Pemerintahan

Bupati Fauzi Bagikan Santunan untuk Anak Yatim di Kick Off Hari Santri Sumenep 2026

Kamis, 01 Oktober 2026 19:49 WIB

Foto: ‎Bupati Fauzi saat memberi  sambutan diacara Kick Off Hari Santri 2026
Foto: ‎Bupati Fauzi saat memberi sambutan diacara Kick Off Hari Santri 2026
Bagikan: WhatsApp Facebook X

MEMOonline.co.id. Sumenep- Semangat memperingati Hari Santri 2026 mulai bergema di Kabupaten Sumenep. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep resmi menggelar Kick Off Hari Santri 2026 di Aula Al-Ikhlas Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, Kamis (1/10/2026).

Mengusung tema “Santri Berdaya, Pesantren Maju, Indonesia Jaya”, kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian peringatan Hari Santri yang akan berlangsung sepanjang Oktober 2026.

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap rangkaian kegiatan yang digagas PCNU Sumenep.

Dalam momentum tersebut, Bupati Fauzi juga menyalurkan bantuan kepada sejumlah anak yatim melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumenep.

Penyaluran bantuan itu menjadi bagian dari aksi sosial dalam rangkaian Hari Santri 2026.

Bantuan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi anak-anak yatim sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Bupati Fauzi, peringatan Hari Santri tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial.

Momentum tersebut juga penting untuk mengenang perjuangan para ulama, kiai, santri, dan syuhada dalam perjalanan sejarah bangsa.

“Hari Santri ini sangat penting untuk memperingati dan menghargai para syuhada dan kiai-kiai kita dalam memperjuangkan kemerdekaan,” kata Bupati Fauzi.

Ia mengapresiasi rangkaian kegiatan yang disiapkan PCNU Sumenep selama Oktober.

Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang untuk menjaga nilai-nilai perjuangan sekaligus memperkuat kebersamaan antara pemerintah daerah, ulama, pesantren, santri, dan masyarakat.

“Kami tentu sangat mengapresiasi acara yang dicanangkan. Rangkaian kegiatan selama satu bulan penuh ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan menghargai perjuangan para pendahulu kita,” ujarnya.

Bupati Fauzi berharap semangat Hari Santri dapat terus diwujudkan dalam kehidupan masyarakat dan pembangunan daerah.

Nilai perjuangan serta kontribusi santri diharapkan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Semoga seluruh rangkaian kegiatan Hari Santri berjalan lancar dan memberikan manfaat.

Semangat perjuangan para kiai dan santri harus terus kita jaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” pungkasnya.

Kick Off Hari Santri 2026 ditandai dengan peluncuran secara visual melalui layar digital.

Prosesi tersebut dilakukan oleh Pj Ketua PWNU Jawa Timur KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman atau Gus Firjaun, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Rais PCNU Sumenep KH A. Washil Hasyim, Ketua PCNU Sumenep KH Md. Widadi Rahim, serta Ketua Panitia Abdul Hadi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus Syuriah dan Tanfidziyah PCNU Sumenep, lembaga dan badan otonom NU, serta jajaran pengurus MWCNU se-Kabupaten Sumenep.

Rangkaian Hari Santri 2026 di Kabupaten Sumenep selanjutnya akan berlangsung sepanjang Oktober dengan berbagai agenda. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran santri dan pesantren di tengah masyarakat.

Dengan dimulainya Kick Off ini, PCNU Sumenep menegaskan bahwa peringatan Hari Santri 2026 tidak sekadar seremoni, tetapi juga menjadi momentum untuk merawat sejarah perjuangan, memperkuat kepedulian sosial, serta menumbuhkan semangat santri dalam membangun masa depan bangsa.(*)

Berita lain di Pemerintahan