MEMO Online › Pemerintahan

Bappeda Sumenep Perkuat Pembangunan Berkelanjutan Lewat Inovasi dan Data

Kamis, 11 Desember 2025 18:38 WIB

Foto: Dokumen Bappeda Sumenep
Foto: Dokumen Bappeda Sumenep
Bagikan: WhatsApp Facebook X

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., menegaskan pentingnya pembangunan daerah yang berkelanjutan melalui inovasi, kolaborasi lintas sektor, dan perencanaan berbasis data.

Menurut Arif, tantangan pembangunan saat ini semakin kompleks dan tidak bisa diatasi dengan pendekatan konvensional.

“Pendekatan lama sudah tidak cukup. Sistem perencanaan harus tanggap terhadap dinamika zaman agar Sumenep tangguh, mandiri, dan berdaya saing,” ujarnya, Selasa (21/10/2025).

Arif menekankan sinergi antar-lembaga dan partisipasi masyarakat sebagai kunci keberhasilan.

Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan warga menjadi fondasi agar setiap program memberi manfaat nyata.

Selain itu, transformasi digital dan keterbukaan data publik menjadi prioritas. Data yang akurat dan terintegrasi menjadi dasar kebijakan tepat sasaran, efisien, dan transparan.

“Masyarakat berhak mengetahui setiap rupiah anggaran digunakan untuk kepentingan mereka,” tegasnya.

Bappeda Sumenep aktif meluncurkan program inovatif, mulai dari penguatan ekonomi lokal, pengembangan potensi kelautan dan perikanan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga percepatan pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Arif menegaskan, pembangunan harus terpadu, berorientasi pada hasil nyata, dan memberi dampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Aspek tata ruang dan pengelolaan lingkungan juga menjadi perhatian utama.

Perencanaan yang mempertimbangkan daya dukung ekologis menjadi fondasi agar pembangunan ekonomi seimbang dengan kelestarian lingkungan.

Dalam upaya memperkuat inovasi kebijakan, Arif mendorong kemitraan dengan perguruan tinggi, lembaga riset, dan komunitas lokal.

Pendekatan berbasis bukti ilmiah diharapkan mencegah kebijakan trial and error dan meningkatkan akuntabilitas.

Bappeda juga terbuka terhadap partisipasi publik melalui forum konsultasi dan dialog pembangunan. “Pembangunan sejati adalah yang tumbuh dari bawah, dari suara masyarakat sendiri,” ucap Arif.

Dengan integritas, profesionalitas, dan mekanisme evaluasi program yang terukur, Arif optimistis Sumenep akan menjadi daerah yang maju, berdaya saing, dan memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.

Berita lain di Pemerintahan