Cerita Puti Soal Keluarga Bung Karno Yang Mewajibkan Anak dan Cucu-cucunya Bisa Menari

Foto: Puti Guntur saat bertemu seniman jawa timur
737
ad

MEMOonline.co.id, Surabaya - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno bertemu dengan kalangan seniman Jawa Timur di Surabaya, Sabtu (24/2/2018).

Dalam acara yang dihadiri langsung Ketua Fomasi Jatim, Nonot Sukasmono, Puti berbagi cerita tentang dunia kesenian, kepada para seniman yang tergabung dalam Forum Masyarakat Seni Indonesia (Fomasi).

“Kalau sudah bicara seni, saya selalu bersemangat,” kata Puti yang dikenal piawai melukis dan bermain piano ini.

Puti mengaku tak asing dengan dunia kesenian. Sebab sejak kecil, dia sudah diperkenalkan dengan seni. Apalagi, keluarga besar Presiden pertama Ir Soekarno (Bung Karno) memang dikenal sangat menggandrungi dunia seni.

Menurut Puti, Soekarno (Bung Karno) memang punya darah seni yang kuat.

“Bagi beliau, kesenian adalah wujud adab manusia, respons penuh cita rasa manusia dalam menghargai ciptaan Yang Maha Kuasa. Dan kini seni harus menjadi jalan bagi kita untuk memuliakan peradaban,” ujar cucu Bung Karno ini.

Bahkan, berkat kecintaannya kepada seni, setiap anak Soekarno dan cucu-cucunya diwajibkan bisa menari, paling tidak satu tarian tradisional. Puti mencontohkan sang ayah, Guntur Soekarno, yang piawai memainkan Tari Gatotkaca. Adapun Megawati luwes ketika memainkan tari Srimpi. Dan Sukmawati andal dalam tarian Bali.

“Semuanya wajib hafal satu tarian daerah. Tante dan om saya, punya keahlian minimal satu tarian. Apalagi Om Guruh Soekarnoputra, hafal hampir semua tari-tarian,” ujar Puti.

Puti sendiri hafal dengan tarian Jawa dan Tari Gambyong. Di akun Instagram-nya, @puti_soekarno, Puti kerap mengunggah saat memainkan tarian di masa kecilnya. Bahkan, ketika bertemu sejumlah komunitas seniman, Puti tak canggung menunjukkan keterampilannya.

Bagi Puti, kesenian dan budaya salah satu karakter yang bisa membangun peradaban. Jatim harus menjadi contoh provinsi dengan pembangunan berbasis kebudayaan.

“Mari bangun Jawa Timur melalui kesenian dan kebudayaan.” ujarnya.

Puti berjanji akan membawa seni-budaya turut andil membangun Jawa Timur. Salah satunya, dengan merevitalisasi gedung-gedung kesenian.

“Saya dan Gus Ipul sepakat untuk merevitalisasi gedung kesenian yang ada di Jatim, agar menjadi  ruang ekspresi yang hakiki pelaku seni. Gedung kesenian sebagai jantung pengembangan nilai-nilai seni berbasis kearifan lokal,” ujar mantan anggota Komisi X DPR yang membidangi kebudayaan itu.

Puti juga menyiapkan program pemberdayaan para pelaku seni, mulai dari pelatihan, beasiswa, ruang berekspresi yang luas, hingga asuransi bagi pelaku seni tradisi. (Gusti)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Bangkalan - Madura United memang harus melakukan sejumlah hal untuk segera melakukan pembenahan setelah mereka...

MEMOonline.co.id. Jember - Lanjut usia (lansia) ini hidup sebatang kara. Ia nelangsa, selama pandemi COVID-19 belum pernah menerima bantuan...

MEMOonline.co.id. Pamekasan - Komandan Korem (Danrem) 084 Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Widjanarko, berikan pengarahan kepada prajurit Kodim 0826...

MEMOonline.co.id. Pamekasan - Forkopimka Kecamatan Pademawu bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) sosialisasikan Penyakit Mulut...

MEMOonline.co.id. Sumenep - Kekosongan salah satu kursi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah...

Komentar