PMM UMM Sampang Ciptakan E-Modul Tanggap Pandemi Covid-19

Foto: Mahasiswa UMM saat membuat E-Modul
119
ad

MEMOonline.co.id, Sampang - Minimnya pengetahuan masyarakat Sampang tentang bahaya Covid-19 menjadi atensi tersendiri bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Sehingga, tim Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) yang berada di Kota Sampang merancang sebuah inovasi. 

Salah satunya dengan menciptakan E-Modul tanggap pandemi Covid-19. Inovasi tersebut diyakini bisa membantu mengatasi minimnya pengetahuan masyarakat tentang Covid-19 dengan lebih mudah.

Tim PMM Sampang yang terdiri dari Angelia feby Alfirani, Cahana Rastra Cotama, Dimas Wahyu Ilmiawan dan Maghfiroh berinovasi di bawah bimbingan dosen pembimbing lapangan (DPL) Setyo Wahyu.

Keempat mahasiswa dari Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMM tersebut, menciptakan E-Modul berangkat dari keresahan semakin banyaknya pasien terinformasi Covid-19 di kabupaten Sampang.

Koordinator kelompok 11 PMM UMM Sampang Maghfiroh menjelaskan, tujuan dibuatnya E-Modul untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi tentang bahaya virus Corona.

"Kalau ketidaktahuan masyarakat terkait Covid-19 itu dibiarkan, maka akan membuat mereka kerap menyepelekn virus corona, sebab, virus itu dapat menular dengan mudah melalui droplet penderita yang secara tidak sadar orang-orang disekitar pun ikut terpapar," jelasnya. Jum'at (7/8/20).

Tercatat, pada 6 agustus 2020 lalu, sebanyak 208 orang di kabupaten Sampang terinformasi Covid-19. Hal ini dapat dilihat di update peta sebaran COVID-19 yang dirilis oleh Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur. 

Maghfiroh membeberkan, sejak tanggal 26 Mei lalu,  Satgas COVID-19 kabupaten Sampang mengatakan bahwa jumlah ODP sebanyak 468, PDP sebanyak 17 dan Positif sebanyak 16. 

"Penambahan pasien terconfirm Covid-19 hingga 6 Agustus 2020 lalu, disinyalir karena masyarakat Sampang masih menyepelekan virus asal Cina itu," bebernya.

Menurut Maghfiroh, sosialisasi secara langsung pada masyarakat dinilai masih belum efektif. Sehingga, bersama timnya ia menginovasikan e-modul tanggap Covid-19 yang bisa diakses secara bebas di pmmummsampang.blogspot.com.

"Blog ini bisa diakses oleh semua lapisan masyarakat, tidak hanya masyarakat Sampang, seluruh masyarakat Indonesia pun juga bisa mengakses dan mendownload E-Modul di blog itu," pungkas Maghfiroh. (*)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Sumenep - Setiap harinya, ratusan pelaku usaha mikro berbondong-bondong mendatangi kantor Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah...

MEMOonline.co.id, Bangkalan - Program Indonesia Pintar (PIP) diduga tidak tepat guna. Hal tersebut membuat sekelompok aktivis melakukan...

MEMOonline.co.id, Bekasi - Berdasarkan UU Nomor 28 Tahun 2002, PP Nomor 36 Tahun 2005, dan Permen PUPR Nomor 27 Tahun 2018,...

MEMOonline.co.id, Bangkalan - Penertiban disiplin protokol kesehatan (Prokes) terus digencarkan Polres...

MEMOonline.co.id, Sumenep - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep Madura terus soroti program bantuan ternak sapi...

Komentar