Dinilai Melecehkan Ketua DPRD Sampang,  Rolis Sanjaya Terancam Dipidanakan

Foto : Aulia Rahman, anggota DPRD Kabupaten Sampang
1819
ad

MEMOonline.co.id, Sampang - pernyataan Rolis Sanjaya, dalam konten Youtubenya yang membuat heboh kalangan masyarakat, wartawan dan DPRD Kabupaten, tentang pernyataannya yang menyudutkan ketua DPRD Sampang dan wartawan, membuat Rolis Sanjaya  terancam dipidanakan. 

Dimana, dalam pernyataan tersebut, Rolis menyebut ketua DPRD Sampang "Tahu Apa pak ketua Dewan, yang kerjanya hanya proyek" dan "Wartawan Tahi" membuat Aulia Rahman, salah satu anggota DPRD Sampang geram. 

Menurut Aulia Rahman, apa yang dikatakan saudara Rolis itu penghinaan terhadap lembaga DPRD Kabupaten Sampang. Perkataan tak senonoh kepada ketua DPRD Kabupaten Sampang, sama saja menghina kepada 45 anggota DPRD Sampang. 

"Atas pernyataan saudara Rolis, kami merasa dihina dan dilecehkan, dan kami akan menempuh jalur hukum," terang Aulia dari politisi Demokrat, asal Torjun ini,  selasa (28/7/2020).

Menurut Aulia, selama ini,  saudara Rolis hanya meminta maaf kepada rekan-rekan wartawan, sedangkan kepada ketua DPRD dan anggota DPRD lainya, sampai sekarang belum ada. 

"Saudara Rolis harus minta maaf kepada ketua DPRD dan semua anggota DPRD Sampang," terangnya. 

Ditempat yang sama,  Abdus Salam, ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Sampang mengatakan, pernyataan saudara Rolis itu adalah pernyataan orang yang tidak berpendidikan. Orang yang berpendidikan bahasanya tidak seperti itu. 

"Kalau memang ada statemen yang menurut dia kurang pas,  silahkan dengan jalur yang ada, bukan koar-koar di konten youtubenya," terangnya. 

Saya pikir kata Andus Salam, pernyataan saudara Rolis itu arogan, masak tidak ada bahasa yang lebih santun lagi. 

"Dengan statemen saudara Rolis, kami merasa tersinggung, dan banyak masyarakat  yang telepon saya," ungkapnya. 

"Kami akan menempuh jalur hukum, ini semua demi nama baik DPRD Sampang," tandasnya.

Terpisah, Rolis Sanjaya saat dikonfirmasi lewat selulernya mengatakan, saya siap untuk meminta maaf kepada ketua DPRD dan semua anggota DPRD Kabupaten Sampang, kalau dalam konten youtube saya,  ada perkataan yang menyinggung. 

"Kalau ada yang tersinggung dengan perkataan saya di youtube, saya siap untuk minta maaf," terangnya. 

Menurut Rolis,  saya rencananya mau ke ketua DPRD Sampang, untuk meminta maaf, namun karena hari ini saya lagi mengurus perizinan, ya saya tunda dulu yang ke DPRD Sampang.

"Kalau permintaan maaf saya ditolak, dan harus berurusan dengan hukum, saya pun siap, jujur saat itu saya emosi," terangnya. 

"Saya harus bagaimana untuk permasalahan ini tidak berlarut larut, kalau saya harus cium tangan,  saya pun siap," tandasnya. (Fathur)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Probolinggo - Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan  petugas kesehatan Puskesmas Sukapura...

MEMOonline.co.id, Probolinggo - Pemkab Probolinggo, Jatim, menargetkan bebas dari desa tertinggal pada tahun...

MEMOonline.co.id, Lumajang - Kepala Kepolisian Resort Lumajang Jawa Timur AKBP Deddy Foury Millewa,...

MEMOonline.co.ìd, Bangkalan - Pembahasan rancangan perubahan APBD 2020 dilakukan oleh semua mitra DPRD...

MEMO.online.co.id, Probolinggo - Langkah Walikota Probolinggo dalam menyesejahterakan stafnya cukup luar...

Komentar