Mengejutkan ! Otak Pelaku Pemerkosaan Bergilir di Bangkalan Berucap Ada 'Proyek' Untuk Ajak Temannya Melakukan Tindakan Asusila

Foto : Rilis
198
ad

MEMOonline.co.id, Bangkalan - Polisi berhasil meringkus 8 pelaku pemerkosaan bergilir pada seorang ibu muda beranak satu di Kecamatan Kokop beberapa waktu lalu. Dari kejadian tersebut, polisi juga berhasil mengungkap otak dari aksi bejat ini yang menyebut korban sebagai 'Proyek' untuk mengajak 7 pelaku lainnya. 

Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, 8 pelaku ini ditangkap dalam waktu yang berbeda. 6 pelaku di tangkap di Bangkalan sementara dua pelaku berhasil ditangkap di bandara usai pulang dari Banjarmasin. 

"Untuk MS dan MR kita berhasil tangkap di bandara Juanda usai landing dari Banjarmasin. Sementara lainnya di Bangkalan,"ungkapnya, Rabu (8/7/2020).

Delapan pelaku tersebut yakni MF (21) seorang pelajar, AR (22),J (14), MZ (21), AR (17) warga dusun mandelang desa bungkeng kecamatan Tanjung Bumi, FR (19) dan SA (25) warga Desa Mandung Kecamatan Kokop, MR (21) warga Desa Tlokoh Kecamatan Kokop.

Rama menjelaskan, 8 pelaku memiliki peran berbeda yakni MF merupakan orang ketiga yang menyetubuhi korban, AR memegang kaki kiri saat disetubuhi MR pertama kali, dan AR menyetubuhi korban diurutan ke 4, J pelaku diurutan keenam, MS hanya melihat saat pemerkosaan, FR ikut memegang tangan saat MF menyetubuhi korban, FR pelaku kedua yang menyetubuhi. 
Sementara MR diurutan kelima, AR memegang tangan kanan dan memegang payudara korban saat J menyetubuhi korban. Sedangkan SA mengaku tidak menyetubui namun pelaku lain menyebut SA juga memperkosa korban. 

"Aksi tersebut bermula saat pelaku MR datang ke 7 temannya ini dan bilang ada 'Proyek' dan mengajak tujuh temannya ikut mengerjai. Kemudian korban lewat dan MR menunjuk korban lalu 8 pelaku naik 4 motor mengejar dan korban dihadang," lanjutnya. 

Kini polisi masih mendalami kasus ini. Hingga saat ini polisi belum menemukan keterlibatan dua rekan korban yanh membawa korban saat itu untuk keluar rumah. Kedelapan pelaku saat ini harus mendekam di penjara dan dituntut pasal 285 dan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (YIS)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Lumajang - 'ZN' nama inisial (19) warga Desa Labruk Kidul Kecamatan Sumbersuko Kabupaten...

MEMOonline.co.id, Probolinggo -- Untuk mensukseskan progam pemerintah  agar masyarakat sadar tentang pentingnya...

MEMOonline.co.id, Sumenep - Proses pemilihan ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Sumenep berjalan...

MEMOonline.co.id, Bangkalan - Bhabinkamtibmas polsek Socah mendapat keluhan masyarakat tentang kebutuhan...

MEMOonline.co.id, Jember - Selepas mengantar jenazah dari Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru, Rombongan mobil Polres...

Komentar