16 Pasien Positif Covid-19 di Sumenep Sembuh 

Foto: Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya
896
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep - Humas Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep, kembali mengumumkan penambahan pasien positif Covid-19. Per hari ini (kemarin, red), kembali ada penambahan kasus, yakni dua orang pasien. Sehingga total komulatif pasien covid -19 di Sumenep sebanyak 73 orang.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya mengatakan, pasien baru itu, yakni pasien nomor 72 berumur 55 tahun warga Kecamatan Batuan yang merupakan tenaga kesehatan bertugas di Puskesmas Kecamatan Saronggi, Sumenep dan pasien nomor 73 berumur 38 tahun berdomisili di Kecamatan Kota Sumenep sebagai karyawan swasta di Sumenep. 

“Kedua pasien baru ini berjenis kelamin laki-laki, status pasien sebelumnya merupakam pasien dalam pengawasan (PDP) yang menjalani rawat inap di RSI Garam Kalianget,” kata Ferdiansyah, Rabu (1/7).

Selain itu, jelasnya, pasein sembuh bertambah satu orang yakni pasien nomor 12, laki-laki (35) warga Kota Sumenep yang dinyatakan positif Covid-19 sejak 30 Mei 2020 dan menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit di Surabaya. “Pasien sembuh menjadi 16 orang. Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) satu kasus, berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) 17 orang dan meninggal dunia tiga orang,” jelasnya.

Sedangkan peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Sumenep, dari 27 kecamatan yang ada, 15 kecamatan masuk zona merah Covid-19, satu kecamatan berstatus kuning dan 11 kecamatan zona hijau. “Pemerintah daerah terus melakukan upaya agar penyebaran virus Corona ini dapat ditekan sehingga masyarakat lebih leluasa beraktifitas setelah virus tersebut dinyatakan hilang dari Indonesia,” jelasnya.

Namun, lanjutnya, pihakbya berharap agar masyarakat juga dapat mematuhi protokol kesehatan. Baik itu masyarakat yang ada di pedesaan maupun di kota. Sebab, penyebaran virus, utamanya di Sumenep saat ini hampir merata ke seluruh daerah. Jika tidak terlalu penting, masyarakat tidak perlu keluar rumah dan saat keluar rumah, diharapkan tetap menggunakan masker. “Jangan lupa selalu mencuci tangan dengan memakai sabun di setiap saat,” tukasnya. (Satrio/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Jakarta- Sengketa tumpang tindih wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) antara PT Artha Bumi Mining dan PT Bintangdelapan Wahana di...

MEMOonline.co.id, Bogor- Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor menggelar peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia tingkat kabupaten pada tahun 2024...

MEMOonline.co.id, Lumajang- Pentingnya sinergitas yang erat antara TNI dan pemerintah desa melalui langkah strategis dengan menyatukan visi dan misi...

MEMOonline.co.id, Pekalongan- Dino Ardiyansah atau yang lebih dikenal King Dino Trader adalah seorang Trader Forex asal Indonesia yang lahir di...

MEMOonline.co.id, Lumajang- Inspektorat Kabupaten Lumajang, terus melakukan pendalaman menindaklanjuti laporan warga Desa Karangsari Kecamatan...

Komentar