Hairul Anwar : Saya Bukan Siapa - siapa. Urusan PAN, Bukan Urusan Saya

Foto: Hairul Anwar, Ketua Kadin Sumenep
363
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep- Pasca turunnya rekomendasi Partai Amanat Nasional (PAN) terhadap salah satu Bacabup-Bacawabup, situasi politik di Kabupaten Sumenep terus menghangat. Peta politik juga mengalami otak-atik.

Teranyar, Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM-PAN) Sumenep, Hairul Anwar bikin pengakuan mengejutkan, bahwa di Pilkada Sumenep dirinya tak lagi ada urusan dengan PAN.

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa sikap politik tokoh mililenial yang digandrungi banyak kalangan itu tidak akan lagi sejalan dengan arah koalisi PAN.

"Saya tegaskan, saya tidak lagi ada urusan dengan PAN," kata Hairul Anwar singkat saat dihubungi awak media, Senin (15/6/2020).

Menurut dia, ada alasan prinsipil yang membuat dirinya harus menentukan sikap sendiri sejak awal, tentang kemana arah politik yang akan dirinya ambil di Pilkada mendatang.

"Tentu ada beberapa alasan. Namun yang pasti ada sesuatu yang telah partai abaikan, terutama soal suara mayoritas kader di bawah yang menginginkan PAN ambil bagian di Pilkada secara terhormat," ungkapnya.

Namun demikian, Ketua Kadin ini menampik dirinya ambil sikap berbeda dan enggan dihubung-hubungkan dengan PAN lantaran dirinya kecewa tidak mendapakan rekom PAN.

"Bukan, bukan masalah rekom yang tak turun ke saya. Sejak awal sudah saya katakan, saya maju atau tidak maju sebagai cabup-cawabup tidak ada soal. Selama proses politik berjalan secara bermartabat," tegasnya.

Lantas, jika tidak sejalur dengan PAN untuk mendukung Achmad Fauzi-Dewi Kholifah. Kemanakah Hairul Anwar akan merapat?.

"Soal itu, gampang lah. Kalau sudah waktunya pasti akan saya sampaikan. Sampai hari ini kita tahu proses politik masih berjalan," jawab Ketua Kadin ini dengan nada diplomatis.

Untuk diketahui, dari sejumlah partai politik yang akan berkontestasi di Pilkada Sumenep, baru ada dua parpol yang sudah mengeluarkan rekomendasi resmi, yakni PDIP dan PAN. Kedua partai tersebut mengusung Achmad Fauzi-Dewi Kholifah.

Sementara PKB dan Demokrat baru diisukan mengsung Fattah Jasin, namun belum ada pernyataan resmi partai. Begitupun dengan PPP, kabarnya masih tarik ulur terkait kepada loalisi mana akan berlabuh. (Udiens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Bangkalan - Kasus kekerasan terhadap perempuan belakangan marak...

MEMOonline.co.id, Sumenep - Penanganan kasus dugaan korupsi yang melibatkan seorang teller...

MEMOonline.co.id, Bangkalan - Anggaran pendampingan korban kekerasan bagi anak dan perempuan di...

MEMOonline.co.id, Kota Batu - Hari ini, Sabtu (11/7/2020) pagi, tepatnya di Jalan Raya Tlekung, No.315, Kecamatan...

MEMOonline.co.id, Sampang - Madrasah akan memulai tahun pelajaran 2020/2021 mulai 13 Juli...

Komentar