Pemkab Bekasi Akan Maksimalkan Penanganan Kawasan Kumuh Diwilayahnya

Foto : Penanda-tanganan prasasti oleh Bupati Bekasi
149
ad

MEMOonline.co.id, Bekasi - Tambun Selatan - Pemerintah Kabupaten Bekasi, mengkolaburasikan program pusat 'KOTAKU' (Kota Tanpa Kumuh) dengan program daerah 'BERSEKA' (Bekasi Bersih Sehat Berkah) sebagai upaya untuk memaksimalkan dan mempercepat penanganan permukiman kumuh yang ada di Kabupaten Bekasi.

Program tersebut merupakan prioritas yang harus diwujudkan sesuai dengan amanat UUD Tahun 1945 pasal 28 ayat 1, RPJM Nasional 2015-2019 dan PERMEN PUPR No. 2 Tahun 2016 tentang Peningkatan Kualitas dan Permukiman Kumuh.

Disampaikan Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, dalam acara peresmian hasil pembangunan program Kotaku dan Berseka di Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, bahwa Pemerintah Daerah masih akan terus melakukan pembangunan dan penataan wilayah yang masih dianggap kumuh.

“Sesuai dengan amanat Undang-undang bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat. Maka dari itu Pemkab Bekasi akan terus melaksanakan program BERSEKA ini," ucapnya, Selasa (18/2/2020).

Menurut Eka, capaian luasan penanganan pemukiman kumuh tersebut tidak terlepas dari usaha dan kerja keras yang telah dilakukan oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) sebagai leading sector penataan kawasan kumuh di Kabupaten Bekasi.

“Saya mengapresiasi Disperkimtan sebagai leading sector, juga kepada perangkat dinas mitra yang tergabung dalam pokja pengembangan kawasan permukiman, para Muspika, para fasilitator dan para relawan yang tetap bersemangat membangun lingkungan,” imbuhnya.

Perlu diketahui bahwa luasan wilayah kumuh sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Bekasi No.591/ KEP. 169-Distarkim/2016 adalah seluas 181,32 Ha, yang tersebar di 30 kampung dari 9 desa yang terbagi di 4 wilayah kecamatan. 

Sejak tahun 2017 hingga saat ini, luasan kawasan kumuh yang sudah tertangani mencapai 170,066 Ha dimana pengurangan luasan kumuhnya mencapai 86,02 Ha dan menyisakan 11,246 Ha.

Sementara itu, Kepala Disperkimtan Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, mengungkapkan bahwa seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan ini di kawal oleh Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) dan dilakukan secara swakelola oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) serta pemeliharaannya melibatkan partisipasi masyarakat melalui Kelompok Pemelihara dan Pemanfaat (KPP) di masing-masing desa  atau kelurahan penerima lokasi dan alokasi dana BPM.

Iwan menambahkan, bahwa rencana kegiatan program BERSEKA dan KOTAKU tahun 2020 akan dianggarkan sebesar 52 miliar untuk 30 kampung, di 9 desa yang berada di 4 kecamatan, yaitu Kecamatan Tambun Selatan, Tambun Utara, Cikarang Selatan dan Cibitung.

Pembangunan akan meliputi pembangunan infrastruktur dan non infrastruktur serta pemberdayaan masyarakat, seperti pembangunan jalan lingkungan, drainase, sarana air bersih, Mandi Cuci Kakus (MCK), pembangunan taman lingkungan termasuk sarana bermainnya, juga pemblasteran lapangan.

Dikesempatan yang sama, Murtita, warga Desa Mekarsari, saat diwawancarai, mengatakan sangat berterimakasih terhadap program yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah pusat dan daerah tersebut.

Dikemukakan Murtita, bahwa sebelum dibangun melalui program Kotaku dan Berseka, wilayah tempat tinggalnya merupakan tempat pembuangan sampah liar, dengan infrastruktur yang rusak dan terkesan kumuh. Namun setelah adanya program Kotaku dan Berseka, kini kondisinya menjadi sangat rapih, indah dan tertata.

“Saya sangat berterimakasih, karena yang tadinya kampung saya kumuh, sampah berserakan, jalan-jalan pada rusak, sekarang Alhamdulillah, sudah bagus, jalanan rapih, sampah sekarang ada penampungannya, jadi kampung saya sekarang bersih sehat dan berkah,” ucap Murtita.

Kemudian Bupati Bekasi melakukan penanda-tanganan prasasti sebagai tanda peresmiannya dan acara ditutup dengan kegiatan penanaman pohon sambil meninjau fasilitas juga sarananya, seperti Bank sampah, alat pembuatan kompos, hingga infrastruktur lingkungan. (Bam/Diens).

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Sampang - Sat Reskrim Polres Sampang mengamankan penjudi adu jangkrik di Dusun Bira,  Desa Bira...

MEMOonline.co.id, Probolinggo - Sungguh malang nasib dua kakek yang tinggal di...

MEMOonline.co.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Nasional (DPN) SAPU JAGAD mendesak pemerintahan Joko Widodo...

MEMOonline.co.id, Sampang - Satlantas Polres Sampang Sosialisasi untuk pencegahan covid -19 dan bagi bagi...

MEMOonline.co.id, Sumenep – Bersama Forkopimda, Pemerintah Kabupaten Sumenep,...

Komentar