Anggota DPRD Sampang Angkat Bicara Soal Setumpuk Masalah di Kelurahan Banyuanyar

Foto : Ketua Komisi II dan anggota DPRD Sampang
890
ad

MEMOonline.co.id, Sampang - Polemik yang terjadi di Kelurahan Banyuanyar Kec/Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur, sampai sekarang menjadi teka teki. 

Pasalnya, permasalahan yang terjadi dilapangan bahwa Lurah Banyuanyar Sampang tidak bisa memimpin dimana dia bekerja, rabu (9/10/2019).

Dawam Hariri selaku Sekjen Barisan Patriot Bela Negara (BPBN) DPW II Kab. Sampang saat di ruang komisi II mengungkapkan, permasalahan yang ada di Kelurahan Banyuanyar Sampang seperti SPAMS dan usaha tambak udang sampai sekarang masih buram. 

"Ke Semua itu kita harus ditertibkan, karena ini nantinya akan menaikan PAD Kabupaten Sampang," ungkapnya. 

Lanjut Dawam,  untuk usaha tambak udang di kelurahan Banyuanyar ada 4 titik lokasi, tapi yang punya izin hanya satu. Sementara untuk SPAMS ada tiga, hanya satu yang berizin. 

"Ini terjadi karena ketidak tegasan Lurah setempat, Lurah merasa takut kepada warganya, sehingga kekacauan ini berlarut larut," jelasnya. 

Sementara, Ketua komisi II DPRD Sampang Moh. Fathurrosi melalui Agus Husnul Yakin mengungkapkan, informasi dari BPBN  kita inventarisir dan kita koordinasikan dengan pihak pihak terkait, karena tidak menutup kemungkinan ada di tempat tempat yang lain. 

"Pihaknya berharap ada sinergitas, agar semangat investasi ini tidak rapuh," ungkapnya. 

Lanjut Agus, jangan kemudian karena semangat investasi menjadi lupa terhadap kesadaran regulasi yang baik dan benar. 

"Masyarakat tetap kita dorong untuk melakukan investasi tetapi tentunya dengan tertib hukum, segala prosedur persyaratan yang terkait dengan perizinan kita dorong," ungkapnya. 

Pihaknya dalam waktu dekat akan meninjau langsung kelapangan, nanti kita lihat seperti apa sebenarnya yang terjadi. 

"Kita berharap bukan hanya meningkatkan PAD saja, akan tetapi pertumbuhan ekonomi di tingkat sosial masyarakat bisa berkembang," Pungkasnya. (Fathur)

 

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Lumajang - Gusdurian Peduli sebagai lembaga filantropi besutanJaringan Gusdurian...

MEMOonline.co.id, Sumenep - Sejak tahun 2018 PT Garam (Persero) men-declare pindah kantor ke Sumenep. Namun, kembalinya perusahaan negara (BUMN) itu...

MEMOonline.co.id, Pali – Sampai saat ini, uang transport guru yang sejatinya diperuntukkan untuk menunjang kinerja para guru honorer di Kabupaten...

MEMOonline.co.id, Sampang  - Penetapan dari Bakal Calon Kades ke Calon Kades secara serentak di Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur...

MEMOonline.co.id, Bekasi - Cikarang Pusat - Sebanyak 756 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi...

Komentar