Akhirnya ! Pelarian DPO Curwan Sapi Tapal Kuda 'Kandas' Diterjang Timah Panas Tim Cobra Polres Lumajang

Foto: Pedi Eryanto saat dirujuk ke RS Bhayangkara
235
ad

MEMOonline.co.id, Lumajang - Sepak terjang Pedi Eryanto (37), DPO kasus pencurian sapi asal Kelurahan Kareng Lor Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo, akhirnya kandas di tangan Tim Cobra Polres Lumajang Jawa Timur. 

Ia ditembak oleh Tim Cobra kemarin, Kamis (15/8/2019) sekitar pukul 10.00 WIB, karena berusaha melawan, saat hendak diamankan petugas.

Pedi Eryanto alias Edi Darsum ini, sudah jadi buruan polisi pasca aksinya, pada (19/9/2017) silam, di Desa Selok Awar Awar Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang. 

Menurut catatan polisi, saat itu Pedi berakasi bersama dengan Sues (47 th) 'tertangkap', dan dua rekannya lagi yang saat ini masih terus di buru.

Dua ekor sapi saat itu berhasil digondol pelaku, diangkut menggunakan kendaraan Daihatsu Xenia.

Pada petugas, Pedi alias Edi pun mengakui perbuatannya, mencuria sapi di Desa Nogosari Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang pada (3/4/2018) tahun lalu.  Ia mengaku berhasil membawa kabur dua ekor sapi, dari rumah korban bernama Cipto (44 th)

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH menerangkan, bahwa para DPO pelaku maling sapi sedang dipetakan.

”Saat ini semua DPO maling-maling sapi di Lumajang saya petakan. Sehingga kami punya data tentang pelaku-pelaku maling sapi sebelumnya. Si Pedi ini masuk dalam data kami dan terus kami awasi,” terang dia, Jum'at pagi dikonfirmasi via cellular, (16/8/2019).

“Perlu kami sampaikan, bahwa setelah melakukan aksinya pada bulan september tahun 2017 di wilayah Kecamatan Pasrian, pelaku Pedi Eryanto langsung kami tetapkan sebagai DPO.  Satu pelaku saat itu yang bernama Sues berhasil kami amankan, namun Pedi baru berhasil Tim Cobra amankan hari ini. Masih ada dua orang lagi dalam kasus tersebut yang belum saya amankan. Dia adalah 'T' warga Pasuruan dan 'D' warga Probolinggo. Dengan pernyataan ini, saya berharap kedua DPO yang tersisa dapat menyerahkan diri dengan baik - baik ke Polsek terdekat," imbuh Kapolres.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran Cobra menerangkan, timnya harus memberikan hadiah dua buah timah panas kepada pelaku karena melakukan perlawanan.

"Tim Cobra memiliki SOP yang sangat ketat, dimana kami bersikap baik jika pelaku bersikap kooperatif dengan kami. Namun jika sedikit saja pelaku melawan, silahkan rasakan sendiri patokan dari ular Cobra," tegas Hasran.

Dalam catatan kepolisian, ternyata pelaku Pedi Eryanto alias Edi Darsum juga pernah merasakan dinginnya lapas Probolinggo di tahun 2013 selama 1 tahun, serta di Lapas Banyuwangi pada tahun  2018 selama 8 bulan. (Hermanto/diens).

 

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Sumenep - Warga Dusun Makalah, Desa Padangdangan, Kecamatan...

MEMOonline.co.id, Jember – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Jember,...

MEMOonline.co.id, Bekasi - Cikarang Pusat - Dihadapan para Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Staf Ahli di lingkungan Pemerintah Kabupaten...

MEMOonline.co.id, Sumenep - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur kembali melakukan penyegadan sejumlah jajaran Kepolisian...

MEMOonline.co.id, Sampang - Pimpinan definitif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten...

Komentar