Foto: Proyek Paving di Desa Darsono jember
Foto: Proyek Paving di Desa Darsono jember
MEMOonline.co.id, Jember - Baru sekitar satu bulan, pembangunan jalan lingkungan permukiman di Dusun Kopang Krajan, Desa Darsono, Kecamatan Arjasa, Jember, Jawa Timur sudah rusak.
Bahkan, pembatas pembangunan berbentuk paving itupun sudah terlihat hancur.
Masyarakat setempat, Bapak yang tidak mau disebut namanya" berinisial ( L ). mengatakan, baru dilewati mobil satu kali, paving tersebut sudah rusak.
"Dilewati mobil itu," katanya saat dikonfirmasi wartawan memoonline.com dilokasi paving yang rusak. Selasa (9/7/2019)
Sehingga pihaknya berharap, jalan tersebut bisa segera diperbaiki, sehinga masyarakat bisa melintasi jalan tersebut dengan rasa aman dan nyaman.
"Ya segera diperbaiki lah," harapnya.
Pantauan media ini, berdasarkan papan informasi yang dipasang, pembangunan jalan tersebut menelan biaya mencapai Rp 260 juta lebih dengan ukuran panjang 700 meter dan lebar 2 meter.
Pembangunan tersebut, bersumper dari DD dan ADD tahun 2019.
Selain rusak, jalan tersebut juga diduga tidak sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB).
Pasalnya, saat diukur oleh warga, lebar jalan tersebut tidak mencapai 3 meter seperti yang diinformasikan.
Bahkan, lebar jalan tersebut cenderung bervariasi, mulai dari 1,7 meter, 1,60 meter, dan hingga 1,90 meter.
"Ya ini kurang lebar, biasanya kan 2 meter, tapi kata yang ngerjakan itu hanya 1,70 meter. Jadi tidak sama dengan yang sebelumnya," tegasnya.
"Sementara itu, Sekretaris Desa Darsono, Ronang. belum bisa dimintai konfirmasi. Ketika didatangi ke Kantor Desa Darsono, ia tidak ada dikantor. (Inul/diens)