Diduga Dipicu Persoalan Asmara, Petani Tembakau di Pasongsongan Carok Ditengah Sawah

Foto: Korban pembacokan di Pasongsongan
5611
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep – Warga Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, digemparkan peristiwa pembacokan di tengah di desa setempat, Senin (24/6/2019).

Pasalnya peristiwa sadis tersebut terjadi saat korban Faizol (35), Warga Desa Campaka, Kecamatan Pasongsongan, sedang menyiram tembakau di sawah miliknya, sekitar pukul 10.00. wib.

“Peristiwanya terjadi saat korban sedang menyiram tembakau di sawah miliknya,” kata H. Mahfud, salah satu korban.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka bacok akibat seperti sabetan benda tajam pada bagian kepalanya.

“Setelah peristiwa itu, korban langsung dibawa ke Puskesmas Rubaru, untuk mendapatkan perawatan medis,” terangnya.

Sebagaimana informasi yang dihimpun media ini di lapangan, dugaan sementara penganiayaan itu dilatarbelakangi persoalan asmara.

Sementara Kapolsek Pasongsongan AKP Swardi membenarkan peristiwa tersebut. Bahkan, dirinya telah mendatangi korban saat berada di Puskesmas Rubaru, Kecamatan Rubaru.

Hanya saja mantan Kasubbag Humas Polres Sumenep itu belum bisa menjelaskan secara rinci karena masih menunggu hasil keterangan dari Reskrim Polsek Songsongan.

"Laporan / Narasix nggu Kanit Reskrim," katanya melalui pesan whatsapp pada media ini. (Dulhadi/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Mojokerto - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menegaskan bahwa saat ini dunia memasuki cara...

MEMOonline.co.id, Malang - Penerapan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 dilingkungan industri menjadi perhatian serius Senator asal Jawa...

MEMOonline.co.id, Bekasi - Berdasarkan UU Nomor 28 Tahun 2002, PP Nomor 36 Tahun 2005, dan Permen PUPR Nomor 27 Tahun...

MEMOonline.co.id, Kota Batu - Belasan IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) Malang Raya menggelar orasi penolakan...

MEMOonline.co.id, Kota Batu - Aksi demo yang dilakukan oleh IMM Malang Raya yang menyuarakan penolakan Undang - Undang Cipta Kerja Omnibus...

Komentar