Tak Tersentuh Bantuan Pemerintah, Bocah Penderita Getah Bening di Pamekasan Dibantu Pengusaha Rokok

Foto: penderita getah bening di pamekasan
195
ad

MEMOonline.co.id, Pamekasan – Meski selama ini Agung Pangestu (7), warga Dusun Tanjung Utara I, Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, kurang mendapat perhatian dari pemerintah, penderita getah bening yang juga yatim ini, akhirnya mendapatkan bantuan.

Putra dari Artini Nur Asmi (40), yang masih duduk dibangku kelas 1 Sekolah Dasar (SD), yang ditinggal mati ayahnya sejak masih bayi ini, selama ini luput dari perhatian pemerintah.

Meski sudah banyak yang mendengar jika Agung menderita penyakit getah bening, tak ada satupun pihak pemerintah yang berupaya membantunya.

Bahkan anak dari Artini Nur Asmi, tidak mendapat bantuan beras sejahtera (rastra), Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan lain sebagainya, sebagaimana warga lainnya.

Beruntungnya, keluarga yang dikatakan kurang diperhatikan pemerintah daerah akhirnya mendapatkan bantuan dari salah satu pengusaha rokok.

Bambang Budianto, Pemilik Usaha Rokok Bungan Garam PR. Ayunda menuturkan, bantuannya kepada Agung itu bukan semata-mata karena adanya kepentingan politik, melainkan murni pribadi.

"Semoga dengan adanya bantuan ini dapat menambah kebutuhan sehari-hari," kata Bambang.

Tak hanya itu, bahkan Bambang pun berjanji akan membantu kebutuhan sekolah keluarga Artini, jika memang membutuhkannya.

"Jika butuh biaya sekolah anaknya bisa hubungi wartawan yang ikut ini. Intinya jangan sampai anaknya putus sekolah," pungkasnya.

Sementara itu, Artini, ibu dari ketiga anak itu sangat berterimakasih sekali atas bantuan moral dan moril dari pengusaha rokok itu.

"Terimakasih banyak pak telah membatu keluarga kami. Saya tidak tau mau bilang apa selain terimakasih," ucap Artini sembari menangis berseru-seru didepan awak media.

Menurutnya, pasca Agung dioperasi bulan 11 lalu. Kini getah bening dileher anaknya sepertinya tumbuh kembali.

"Sempat di operasi bulan 11. Namun saat ini masih tumbuh lagi disebelah lehernya," pungkasnya. (Faisol/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id - Hari ini, 21 April, genap 140 tahun silam Raden Ajeng Kartini lahir di Jepara, Jawa Tengah. Pejuang emansipasi perempuan...

MEMOonline.co.id, Malang,- 690 Wisudawan dan Wisudawati Universitas Merdeka...

MEMOonline.co.id, Merauke, Papua,- Pasukan pengaman perbatasan di bawah kendali Letkol Inf Andi, A. Wibowo, S. Sos, M. I, Pol, terus...

MEMOonline.co.id, Sampang - Banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat maupun pihak penyelenggara pemilu 2019, menuai reaksi keras dari...

MEMOonline.co.id, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menarik semua kadernya yang berdinas di Badan Pemenangan...

Komentar