Soal Bencana Puting Beliung di Sumenep, Begini Penjelasan BMKG

Foto: pohon tumbang akibat puting beliung di sumenep
95
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalianget melakukan analisis tentang terjadinya bencana alam, berupa hujan deras dan angin kencang yang terjadi di Wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (13/3/2019).

Berdasarkan analisa pihak BMKG, peristiwa bencana alam itu karena disebabkan wilayah Madura, termasuk Sumenep berada dalam masa transisi antara musim penghujan dan kemarau.

"Pada masa transisi ini potensi terjadinya hujan lebat, angin kencang dan angin puting beliung memang tergolong rawan," kata Usman Khalid, Kepala BMKG Kalianget, melalui sambungan teleponnya.

BMKG memperkirakan hujan lebat yang disertai angin kencang berpotensi terjadi kembali. Sebab, awal musim kemarau diperkirakan mulai akhir April dan awal Mei mendatang.

Sementara peristiwa bencana yang terjadi pada Rabu kemarin, berdasarkan hasil analisa pola angin tanggal 13 kemarin jam 07.00 Wib yang dilakukan pihak BMKG Kalianget, terdapat belokan angin di kutub utara dan sekitarnya. Selain itu juga terjadi tekanan rendah di laut arafuru yang membuat potensi terbentukknya awan-awan konvektif untuk wilayah madura dan sekitarnya termasuk Sumenep.

Kondisi yang sama juga terjadi di laut jawa, yang kondisinya cukup hangat ikut mensuplai terbentuknya awan ke atmosfir. Sehingga dalam peristiwa alam yang terjadi di Sumenep dapat terlihat adanya awan cumulonimbus (CB) yang cukup luas di Kabuaten Sumenep.

"Awan CB inilah yang memicu terjadinya hujan lebat dan angin kencang, sehingga dapat menumbangkan pohon dan bangunan-banguna roboh yang tidak kokoh seperti kemarin," jelasnya.

Oleh sebab itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk terus waspada, sebab bencana alam serupa berpotensi terjadi hingga awal Mei 2019 mendatang atau pada musim kemarau.

"Waspada, karena bencana alam datang secara tiba-tiba," tegasnya. (Ita/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Jakarta - Istri cawapres Sandiaga Uno, Nur Asia Uno, menanggapi santai mendengar sang suami dilamar seorang mahasiswi saat...

MEMOonline.co.id, Sumenep - Ratusan Santri dan Alumni Pesantren se-Madura menggelar bakti sosial (Baksos). Acara itu dilaksanakan usai acara...

MEMOonline.co.id, Sumenep - Kiai muda dan Alumni Pesantren se-Madura menggelar deklarasi dukungan terhadap pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden...

MEMOonline.co.id, Makassat – Motif melompatnya dua gadis belia, yakni Wahyuni (21), dan Sarah (16), dari lantai 3 Home Stay B17, Makassar, yang...

MEMOonline.co.id, Surabaya - Tak dapat dipungkiri, ternyata keberadaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 di Jawa...

Komentar