Pemkab Sumenep Siapkan Anggaran Rp 16 M Untuk Pengadaan Pompa Pengendali Banjir

Foto: Bambang Irianto, Kepala Dinas PUPR dan Cipta Karya Sumenep
152
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep – Untuk meminimalisir terjadinya genangan air atau banjir saat hujan tiba, khususnya di wilayah Kota, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyiapkan anggaran sebesar Rp 16 miliar untuk pengadaan pompa air pengendali banjir.

"Dana sebesar Rp 16 miliar itu nantinya, akan digunakan untuk pengadaan pompa pengendali banjir di wilayah kota, dan penguatan tanggul serta rumah pompa," kata Bambang Irianto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) dan Cipta Karya, Rabu (20/2/2019).

Menurutnya, pompa air pengendali banjir kota itu nantinya akan ditempatkan di sebelah timur jalan Jati Emas, Desa Pangarangan, Kecamatan Kota. Pompa tersebut akan beroperasi secara otomatis jika terjadi hujan deras, utamanya di wilayah Kota.

"Kalau sudah terjadi ketinggian air tertentu, pintu air akan tertutup sendiri sehingga air yang sudah mengalir arah timur tidak kembali lagi. Sedangkan air yang dari arah barat akan dipompa menggunakan pompa air tersebut," terangnya.

Lebih lanjut ia menegaskan, selain pengadaan pompa air, Pemda juga melakukan normalisasi atau pembangunan saluran disejumlah titik. Diantaranya di titik tengah, barat, utara dan timur kota.

"Saat terjadi hujan lebat, ada empat titik yang sering terjadi pusat banjir perkotaan. Jadi, tahun ini kami lakukan perbaikan saluran air dan membangun fasilitas lainnya," pungkasnya. (Udiens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Jakarta - Istri cawapres Sandiaga Uno, Nur Asia Uno, menanggapi santai mendengar sang suami dilamar seorang mahasiswi saat...

MEMOonline.co.id, Sumenep - Ratusan Santri dan Alumni Pesantren se-Madura menggelar bakti sosial (Baksos). Acara itu dilaksanakan usai acara...

MEMOonline.co.id, Sumenep - Kiai muda dan Alumni Pesantren se-Madura menggelar deklarasi dukungan terhadap pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden...

MEMOonline.co.id, Makassat – Motif melompatnya dua gadis belia, yakni Wahyuni (21), dan Sarah (16), dari lantai 3 Home Stay B17, Makassar, yang...

MEMOonline.co.id, Surabaya - Tak dapat dipungkiri, ternyata keberadaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 di Jawa...

Komentar