Heboh ! Warga Sumenep Meninggal Saat Bertamu

Foto: korban meninggal saat akan dievakuasi
187
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep – Warga Kampung Krajan, Desa Kebunan Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dihebohkan meninggalnya Mamang (40), Warga Desa Parsanga, Kecamatan Kota, Jum’at (8/2/2019) malam.

Pasalnya, pria berumur 40 tahun tersebut, tiba-tiba meninggal didepan toko milik Mohammad Sugianto, warga Desa Kebunan.

Berdasarkan keterangan Mohammad Sugianto, saat dipreksa polisi mengatakan, jika sekitar pukul 17.00 Wib Mamang mengabarkan jika akan bermain ke rumahnya, dengan mengendarai sepeda motor bersama Abdul Rasid.

Saat itu, Mamang menggunakan celana levis dan memakai kemeja warna putih kombinasi hitam.

"Tujuannya ke rumah Mohammad Sugianto," kata AKP. Moh. Heri, Kasubbag Humas Polres Sumenep, Sabtu (9/2/2019).

Dan sesampainya di rumah Sugianto, korban sempat sempat bertemu tuan rumah. Namun karena Sugianto akan menghadiri undangan, maka tuan rumah pamit kepada korban dan temannya.

"Saat tuan rumahnya pergi, Mamang hanya tinggal berdua dengan Abdul Rasid," jelasnya.

Kemudian, sekitar pukul 19.30 Wib Mohammad Sugianto datang dan langsung duduk bersama di depan toko miliknya, dengan posisi toko dalam keadaan tertutup.

Saat itu Mamang duduk di tempat duduk sebelah barat menghadap ke timur, sementara Sugianto tidur tiduran di bawah dan saksi Abdul Rasid duduk di sebelah timur menghadap ke barat.

"Selang beberapa saat tanpa adanya sesuatu hal dan saat itu korban sedang bermain HP, korban langsung jatuh ke lantai dari tempat duduknya," ungkapnya.

Dengan adanya kejadian tersebut saksi Mohammad Sugianto langsung laporan kepada ketua RT setempat untuk di lakukan perawatan akan tetapi korban sudah meninggal dunia.

"Didekat Mamang ditemukan satu botol air mineral satu liter merk aqua yang tersisa, satu bungkus rokok merk gudang garam surya isi 12, satu bungkus rokok Pundimas dan satu korek api," jelasnya.

Meski begitu kata Heri, pihak keluarga tidak berkenan untuk dilakukan visum baik luar maupun visum dalam. Pihak keluarga menginginkan agar jenazah Mamang diserahkan pada keluarganya untuk dimakamkan.

Saat itu korban dibawa ke rumah duka dengan menggunakan mobil ambulance. "Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Mamang diketahui memiliki riwayat penyakit jantung yang kadang kala penyakitnya kambuh secara mendadak," tegasnya. (Ita/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id - Hari ini, 21 April, genap 140 tahun silam Raden Ajeng Kartini lahir di Jepara, Jawa Tengah. Pejuang emansipasi perempuan...

MEMOonline.co.id, Malang,- 690 Wisudawan dan Wisudawati Universitas Merdeka...

MEMOonline.co.id, Merauke, Papua,- Pasukan pengaman perbatasan di bawah kendali Letkol Inf Andi, A. Wibowo, S. Sos, M. I, Pol, terus...

MEMOonline.co.id, Sampang - Banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat maupun pihak penyelenggara pemilu 2019, menuai reaksi keras dari...

MEMOonline.co.id, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menarik semua kadernya yang berdinas di Badan Pemenangan...

Komentar