Perkenalkan Batik Khas Sumenep, PIS Gelar Fashion Show di Taman Bunga

Foto: Sejumlah mahasiswa dan mahasiswi saat menampilkan batik khas sumenep
1077
ad

MEMO online, Sumenep – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pemuda Inovatif Sumenep (PIS) menggelar fashion show, Minggu (24/12/2017).

Acara  fashion show bertajuk kearifan lokal tersebut, digelar di Taman Adipura (Taman Bunga red), sekitar pukul 06.00 Wib.

Tak disangka, aksi puluhan mahasiswa yang mengenakan batik khas Sumenep, dan berjalan layaknya model professional di atas karpet merah, memancing antusias warga yang sedang lari pagi dibundaran taman adipura (taman bunga red), untuk menyaksikan.

Koordinator PIS, Helmiyatul Umam mengatakan, melalui acara tersebut pihaknya ingin berkontribusi kepada daerah dalam pengembangan wisata berbasis kearifan lokal.

“Sumenep memiliki banyak potensi wisata yang berbasis local wisdom (kearifan lokal). Sebut saja seperti batik, keris, karapan sapi, ojung, kampung pasir, dan banyak lagi yang lainnya,” kata Koordinator PIS, Helmiyatul Umam, Senin (25/12/2017).

Hanya saja, kata Mia panggilan akrabnya, untuk mengembangkan potensi lokal, pemerintah daerah perlu meningkatkan koordinasi dengan masyarakat, karena menurutnya, kesiapan masyarakat masih dinilai kurang.

“Oleh karenanya, agar tidak selalu terjadi persoalan benturan budaya, pemerintah harus menggandeng masyarakat dalam memajukan wisata di Sumenep,” Tuturnya.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta pemerintah daerah, khususnya Disparbudpora terus melakukan evaluasi terhadap program-program yang akan dijalankannya, seperti halnya Visit Years Sumenep 2018.

“Agar tidak selalu menuai protes dari masyarakat, pemerintah harus mengevaluasi setiap program yang akan dilaksanakannya. Kita tunjukkan bahwa Sumenep memang benar-benar daerah yang mengutamakan adat ketimuran,” Ujarnya.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dan berperan aktif dalam mendukung pembangunan dan program pemerintah, agar kabupaten yang berada di ujung timur Madura ini dikenal oleh masyarakat luas, tak terkecuali wisatawan mancanegara.

“Kita tunjukkan bahwa masyarakat Sumenep memiliki karya dan prestasi, serta ramah terhadap wisatawan. Melalui acara ini kita kenalkan kepada dunia indahnya Sumenep, dan arifnya budaya Sumenep,” pungkas perempuan yang sekaligus aktivis PMII ini. (Hendra/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Lumajang- Kesekian kalinya Kepolisian Resor Lumajang, meraih penghargaan dibidang pengelolaan anggaran dari Kantor Pelayanan...

MEMOonline.co.id, Sumenep- Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Irwan Hayat, meminta Pemerintah Kabupaten setempat serius...

MEMOonline.co.id, Sumenep- Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 telah dimulai. Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, Abdul Hamid Ali...

MEMOonline.co.id. Sampang - Gabungan jurnalis di Sampang Madura Jawa Timur, menggelar aksi unjuk rasa ke kantor DPRD setempat, Senin...

MEMOonline.co.id, Sumenep- Maraknya kasus pencabulan anak dibawah umur yang terjadi di dunia Pendidikan di Kabupaten Sumenep akhir - akhir ini,...

Komentar