Foto: Ilustrasi google
Foto: Ilustrasi google
MEMOonline.co.id, Sumenep- Polemik perselingkuhan yang menyeret Kepala SDN Sakala II, Edi Kurniawan, dengan guru honorer bernama Reka Ruspawati terus memicu kemarahan publik.
Skandal yang melibatkan dua tenaga pendidik sekaligus keluarga dekat Kepala Desa itu mendapat sorotan tajam dari tokoh masyarakat, aktivis, hingga wali murid.
Tokoh masyarakat Desa Sakala, Marjuni, mendesak Edi Kurniawan segera angkat kaki dari desa dan berhenti mengajar di SDN Sakala II.
"Orang seperti itu tidak pantas lagi mengajar di sini. Harus segera keluar dari Desa Sakala, karena akan menjadi contoh buruk bagi generasi sekarang dan mendatang," tegasnya, Senin (4/8/2025) melalui pesan WhatsApp.
Ia juga meminta Pemerintah Desa, khususnya Kepala Desa, mengambil langkah tegas mengusir para pelaku perselingkuhan tersebut demi menjaga marwah desa.
"Hukum adat memang sudah dijalankan, tapi ini belum cukup. Harus ada tindakan nyata agar tidak ada lagi bayang-bayang amoral. Apalagi mereka ini keluarga dekat Kepala Desa," tandasnya.
Marjuni bersama sejumlah wali murid bahkan mendesak Bupati Sumenep memberhentikan Edi Kurniawan dari status PNS.
"Bupati sebelumnya sudah memecat ASN yang selingkuh, jadi harusnya Kepala SDN Sakala II ini juga dipecat demi rasa keadilan," ujarnya.
Senada, salah satu wali murid berinisial RK menilai perbuatan sang kepala sekolah memalukan.
"Kalau dia tidak keluar dari Desa Sakala, kami siap memindahkan anak-anak kami dari sekolah itu," tegasnya.
Penulis : Alvian
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak