Parade Musik Tong-tong Vol. 2: Keajaiban Malam di Sumenep Mengguncang Bulan Bung Karno

Foto: Parade Musik Tong-tong Vol. 2, Senin. (10/06/2024) Malam di Sumenep, Madura, Jawa Timur.
1052
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep- Parade Musik Tong-tong Vol. 2 tahun 2024 yang bertepatan dengan Bulan Bung Karno (Juni) berlangsung meriah di Sumenep. Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sumenep, Dewi Khalifah, yang mewakili Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo, dan secara resmi membuka perhelatan tersebut pada Senin malam (10 Juni 2024).

Parade ini dimeriahkan oleh tujuh grup musik yang memulai perjalanan dari Lapangan Giling, Jl. KH. Agus Salim, Pangarangan, Kec. Kota Sumenep, dan berakhir di Taman Potre Koneng Keraton Sumenep.

Dalam sambutannya, Nyai Eva, sapaan akrab Wakil Bupati, memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat. Menurutnya, musik Tong-tong adalah kebanggaan masyarakat Kabupaten Sumenep dan merupakan budaya yang harus dijaga bersama.

"Inilah bagian dari kebanggaan masyarakat Kabupaten Sumenep dan menjadi bagian dari budaya yang harus kita jaga bersama-sama," ujar Nyai Eva.

Lebih lanjut, Nyai Eva menyatakan bahwa festival Musik Tong-tong ini merupakan salah satu cara Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep untuk melestarikan budaya agar tidak punah oleh perkembangan zaman. Ia berharap musik Tong-tong tidak hanya menjadi budaya lokal, tetapi juga dapat dikenal secara nasional dan internasional.

"Siapa tahu suatu saat musik Tong-tong yang kita banggakan sekarang bukan hanya menjadi budaya musik lokal, tapi mudah-mudahan menjadi musik budaya nasional dan internasional," tambahnya.

Parade yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep dan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep ini sukses memberikan hiburan hangat yang dinantikan oleh masyarakat. Hal ini terlihat dari antusiasme penonton yang memenuhi sepanjang rute parade, mulai dari garis start hingga garis finish.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep, kami mengapresiasi yang setinggi-tingginya terutama kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi untuk memeriahkan acara yang malam ini diikuti oleh 7 grup," lanjut Nyai Eva.

Selain menjadi hiburan, parade Musik Tong-tong ini juga bertujuan untuk meningkatkan perekonomian para pelaku UMKM di Kabupaten Sumenep. Menurut Nyai Eva, keramaian ini akan menghidupkan nilai ekonomi produktif dan kreatif di daerah tersebut.

Adapun ketujuh grup musik Tong-tong yang tampil memukau penonton adalah Angin Ribut, Telaga Biru, Lanceng Spektra, Tinkerbell, Peccot Ngamok, Nawasena, dan Lendhu Sagara. Parade ini tidak hanya memperkaya budaya tetapi juga mempererat kebersamaan masyarakat Sumenep.

Penulis     :   Elok Andriani

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id- Khayalan untuk ikut perayaan 17 Agustus 2024 di Ibu Kota Nusantara (IKN) pun sempat membersit di ujung harapan dalam kondisi...

MEMOonline.co.id, Surabaya- Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali menjadi sorotan usai mengeluarkan fatwa yang menimbulkan kontroversi. Dalam...

MEMOonline.co.id, Malang- Pengasuh Pesantren Luhur Malang, Moh. Danial Farafish, S.H., S.Hum., M.Ag., atau akrab disapa Gus Danial ikut meramaikan...

MEMOonline.co.id, Lumajang- Sekolah Menengah Pertama Negeri 01 Sukodono Lumajang (SKODSA) menggelar haflah akhirussanah atau perayaan akhir tahun...

MEMOonline.co.id, Lumajang- Banyak kepala desa yang keluar saat prosesi serah terima SK perpanjangan masa jabatan, ternyata membuat Pj. Bupati...

Komentar