Milenial Sumenep Bergoyang di Festival Musik Cafe, Bupati Fauzi: Wadah Kreativitas dan Lahirnya Talenta Baru

Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat ikut tampil di Festival Musik Cafe, di Kecamatan Kalianget
1282
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep- Riuh suara musik dan sorak-sorai penonton mewarnai gelaran Festival Musik Cafe di Kecamatan Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Festival ini menjadi wadah bagi para milenial untuk menunjukkan bakat dan minat mereka di bidang musik, sekaligus menjadi bukti komitmen Pemkab Sumenep di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dalam membuka ruang bagi generasi muda untuk berkreasi.

"Melalui festival ini, kami memberikan wadah bagi bakat dan minat generasi muda di bidang musik untuk menunjukkan kemampuan mereka," ujar Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo di sela-sela acara.

Lebih dari sekadar hiburan, Festival Musik Cafe ini diharapkan dapat mengasah talenta muda dan melahirkan bibit-bibit berbakat di bidang musik. Bupati Fauzi optimis bahwa Sumenep memiliki banyak generasi muda dengan talenta luar biasa yang siap untuk dikembangkan.

"Kami yakin bahwa melalui festival ini, akan muncul talenta-talenta berbakat di bidang seni musik. Kabupaten Sumenep memiliki banyak generasi muda dengan kemampuan seni yang luar biasa," harapnya.

Lebih lanjut, Bupati Fauzi mengungkapkan bahwa Festival Musik Cafe ini direncanakan menjadi agenda tahunan untuk terus mendorong pengembangan diri generasi muda melalui karya dan kreativitas mereka. Ia meyakini bahwa kreativitas membutuhkan ruang untuk berkembang, dan Pemkab Sumenep berkomitmen untuk menyediakan ruang tersebut.

"Kami menyediakan ruang kreativitas untuk menampung bakat dan potensi pelajar dan pemuda, tidak hanya di dunia musik, tetapi juga di bidang seni dan budaya lainnya," ungkap Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Festival Musik Cafe ini merupakan salah satu dari berbagai upaya Pemkab Sumenep untuk mengembangkan bakat dan kemampuan generasi muda. Berbagai acara bernuansa seni budaya dan modern juga secara konsisten diselenggarakan sebagai media untuk melestarikan budaya dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Kegiatan dalam kalender Pemerintah Daerah tidak hanya bertujuan melestarikan seni budaya, tetapi juga berfungsi sebagai sarana untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM dan Pedagang Kreatif Lapangan (PKL)," jelas Bupati Fauzi.

Festival Musik Cafe diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Sumenep untuk terus berkarya dan berkreasi, serta membawa nama baik Sumenep di kancah musik nasional maupun internasional.

Penulis     :   Elok Andriani

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id- Khayalan untuk ikut perayaan 17 Agustus 2024 di Ibu Kota Nusantara (IKN) pun sempat membersit di ujung harapan dalam kondisi...

MEMOonline.co.id, Surabaya- Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali menjadi sorotan usai mengeluarkan fatwa yang menimbulkan kontroversi. Dalam...

MEMOonline.co.id, Malang- Pengasuh Pesantren Luhur Malang, Moh. Danial Farafish, S.H., S.Hum., M.Ag., atau akrab disapa Gus Danial ikut meramaikan...

MEMOonline.co.id, Lumajang- Sekolah Menengah Pertama Negeri 01 Sukodono Lumajang (SKODSA) menggelar haflah akhirussanah atau perayaan akhir tahun...

MEMOonline.co.id, Lumajang- Banyak kepala desa yang keluar saat prosesi serah terima SK perpanjangan masa jabatan, ternyata membuat Pj. Bupati...

Komentar