Pembukaan Kantor Brida dan Kick Of Anugerah Inovasi Daerah di Sumenep Dihadiri Bupati Fauzi

Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wingsojudo saat meberikan sambutan di peresmian kantor Badan Riset Daerah (Brida) dan Kick Of Anugerah Inovasi Daerah
135
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep- Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wingsojudo menghadiri peresmian kantor Badan Riset Daerah (Brida) dan Kick Of Anugerah Inovasi Daerah, Rabu (15/05/2024).

Selain Bupati, acara yang digelar di Jl. Trunojoyo tersebut juga dihadiri ketua TP PKK Kanbupaten, Nia Kurnia Fauzi, Sekretaris daerah Ir Edy Rasiyadi, ASN dan segenap OPD di lingkungan Pemkab Sumenep.

Dalam sambutannya, Bupati Fauzi menyampaikan tentang berbagai inovasi, yang sudah dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Sumenep.

"Inovasi dilaksanakan secara bersamaan, seperti menyederhanakan yang tidak sederhana, memperbaiki ke langkah yang lebih baik," kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wonsojudo.

Inovasi, menurut Fauzi, sifatnya dari internal dan eksternal, dan kita harus bisa mengevaluasi terkait inovasi tersebut.

"Setiap inovasi harus melalui kajian dampak konkrit yang akan dirasakan oleh masyarakat, seperti mengenai keamanan, kenyamanan ekonomisnya dan sosial," jelasnya.

Bupati mencontohkan tentang inovasi SiKapal, yang awalnya sebuah cetusan dari masyarakat tentang keamanan di laut, maka pihak Diskomenfo Sumenep membuat Inovasi yang dinamakan SiKapal.

"Jadi kita sebagai Dinas terkait, bisa mendengarkan dan peduli, sehingga kita duduk bersama untuk mencetuskan sebuah ide tersebut dengan sebuah tindakan," terangnya.

Inovasi tersebut ucap Bupati Fauzi, dapat membenah pada sekup di lingkungan sendiri, seperti lintas OPD dengan menggunakan teknologi online dalam surat menyurat dan lain sebagainya.

"Kita kaji tentang manfaatnya, dan tidak semua inovasi harus berbasis Digitalisasi, seperti orang sakit cukup memakai KTP untuk mendapatkan layanan kesehatan," tuturnya.

Intinya sambung Fauzi, kita harus mempunyai pemikiran yang berbeda yang bisa mengembangkan kemudahan pelayanan kepada masyarakat, maka kita dikejar untuk selalu berinovasi.

"Saya berharap seluruh Dinas mampu memberikan sesuatu yang berbeda, dengan cara inovasi dari suara dari bawah tidak bersifat top down saja," tegasnya.

"Pemerintahan yang berjalan dengan semestinya ungkap Bupati, adalah semua Dinas tidak harus menunggu apa yang di sampaikan oleh Bupati, akan tetapi Dinas harus mempunyai ide dan inovasi sendiri baik dari internal maupun eksternal," imbuhnya.

Sementara Kepala Badan Riset Daerah (Brida) Kabupaten Sumenep, Benni Irawan, ST. menyampaikan, sesuai peraturan pemerintah nomer 38 tahun 2017 tentang inovasi daerah bahwa inovasi adalah semua bentuk pembaharuan penyelenggaraan pemerintah daerah yang diarahkan untuk mempercepat perwujudan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat tentang upaya peningkatan daya saing di daerah.

Benni Irawan menyampaikan bahwa inovasi dapat berbentuk inovasi tatakelola pemerintah daerah, pelayanan publik dan inovasi daerah lainnya sesuai dengan. urusan pemerintah yang menjadi kewenangan daerah.

"Nantinya, dari inovasi tersebut pemerintah daerah dapat memberikan penghargaan atau berupa intensif kepada Individu atau perangkat daerah yang melakukan inovasi," terangnya.

Sesuai dengan tema Anugerah inovasi daerah kabupaten Sumenep tahun 2024 adalah "Inovasi Tiada Henti Demi Mewujudkan Sumenep Melayani".

"Hal ini untuk menciptakan budaya inovasi di lingkungan pemerintah kabupaten Sumenep dan masyarakat umum dalam rangka peningkatan kinerja layanan publik dan daya saing daerah," tandasnya.

Penulis     :   Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Labuan Bajo- Abdul Haris atau yang lebih dikenal Xmistersun_ adalah seorang travel content creator asal Indonesia yang lahir di...

MEMOonline.co.id, Sumenep- Wakil Bupati Sumenep Nyai Hj. Dewi Khalifah, mengingatkan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) tidak menjadi tim sukses...

MEMOonline.co.id, Sumenep- Sebanyak 1002 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang tersebar di 27 Kecamatan se-Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa...

MEMOonline.co.id, Sumenep- Melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, kembali...

MEMOonline.co.id, Sumenep- Rutin menggelar kegiatan tahunan, Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba) Madura, Jawa Timur, menggelar Uniba Festival secara...

Komentar