Terungkap ! Oknum Guru Ngaji yang Diduga Nekat Cabuli Tiga Santrinya di Sumenep Ternyata Punya Jabatan Mentereng di Desa

Foto: Ilustrasi pelecehan seksual
456
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep- Identitas Sosok guru ngaji yang diduga tega mencabuli tiga santrinya di Sumenep, Madura, Jawa Timur, akhirnya terungkap.

Oknum guru ngaji tersebut yakni R (50), belakangan diketahui menyandang status sebagai Ketua RT di Desa Pangarangan, Kecamatan Kota, Sumenep.

“Itu guru ngajinya adalah Ketua RT di desa ini,” kata salah satu sumber terpercaya yang diterima tim media ini. Kamis malam (09/05/2024).

Menurutnya, pada malam kejadian 'R' langsung digrebek oleh keluarga korban.

“Malam Rabu kemarin itu dah yang pas ramai, keluarga korban langsung mendatangi rumah oknum guru ngaji tersebut,” kata sumber tersebut menjelaskan.

Narasumber itu juga mengatakan, bahwa para korban yang notabene anak di bawah umur tersebut, kebanyakan masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Dan akibat ulah oknum guru ngaji tak senonoh itu, membuat warga Desa Pangarangan heboh.

Sebab, langgar atau mushalla yang seharusnya menjadi tempat mengaji dan menimba ilmu keagamaan oleh anak-anak, ternodai oleh kelakuan oknum guru ngaji itu.

Masalah tersebut kini jadi buah bibir masyarakat.

Untuk diketahui, kronologi kejadian pencabulan yang melibatkan oknum guru dengan tiga orang santriwati itu, diduga terjadi pada malam Selasa (7/5/2024).

Tepatnya di sebuah musholla yang berlokasi di Jalan Jati Emas, RT 008/RW 003, Desa Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep.

Saat itu, tersangka R diduga melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap tiga santrinya yang masih di bawah umur.

Sontak ulah tak senonoh R terhadap tiga santrinya, menuai reaksi Masyarakat.

Bahkan masyarakat Desa Pangarangan yang geram dengan tindakan tak terpuji R, beramai - ramai melakukan penggerebekan ke rumah pelaku.

Mereka menuntut R, agar dihukum seadil-adilnya. Sebab keluarga korban ada yang telah melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.

Bahkan Polres Sumenep telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi.

Sayangnya, Kepala Desa Pangarangan masih belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini.

Penulis     :   Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Labuan Bajo- Abdul Haris atau yang lebih dikenal Xmistersun_ adalah seorang travel content creator asal Indonesia yang lahir di...

MEMOonline.co.id, Sumenep- Wakil Bupati Sumenep Nyai Hj. Dewi Khalifah, mengingatkan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) tidak menjadi tim sukses...

MEMOonline.co.id, Sumenep- Sebanyak 1002 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang tersebar di 27 Kecamatan se-Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa...

MEMOonline.co.id, Sumenep- Melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, kembali...

MEMOonline.co.id, Sumenep- Rutin menggelar kegiatan tahunan, Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba) Madura, Jawa Timur, menggelar Uniba Festival secara...

Komentar