Dengan Semangat 'Bismillah Melayani', Disparbudpora Sumenep Gencar Sosialisasi Aduan Publik di Titik-Titik Destinasi Wisata Jelang Lebaran 2024

Foto: Pemasangan pamflet di salah satu tempat wisata di Sumenep
150
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep- Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagaiman visi misi Bupati Fauzi dengan tagline 'Bismillah Melayani', Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, gencar melakukan sosialisasi aduan publik, di titik-titik destinasi wisata menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Salah satu langkahnya adalah dengan menggelar sosialisasi Sosialisasi melalui berbagai media, seperti:

Spanduk dan banner

Brosur dan pamflet

Media sosial

Petugas informasi di destinasi wisata, di tempat - tempat destinasi wisata yang ia kelola.

Tidak cuma itu, Disparbudpora Sumenep juga menyiapkan kanal pengaduan resmi pemerintah, melalui Lapor.go.id, di sejumlah destinasi wisata.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan wisatawan tentang cara mudah menyampaikan keluhan dan pengaduan terkait pelayanan publik di bidang pariwisata.

Sosialisasi ini telah dilakukan di beberapa destinasi wisata populer di Sumenep, seperti Pantai Lombang, Pantai Slopeng, Musium Keraton Sumenep, Gili Iyang serta sejumlah destinasi wisata lainnya.

Kepala Disparbudpora Sumenep, Moh Iksan, menjelaskan bahwa kanal Lapor.go.id merupakan platform yang disediakan oleh pemerintah untuk menampung aspirasi dan keluhan masyarakat terkait berbagai layanan publik, termasuk pariwisata.

"Masyarakat dan wisatawan dapat dengan mudah menyampaikan keluhan dan pengaduan melalui berbagai platform Lapor.go.id, seperti website www.lapor.go.id, SMS 1708, aplikasi LAPOR!, dan media sosial LAPOR!," terang Moh. Iksan, saat dikonfirmasi media ini melalui telephon seluler, Selasa (02/04/2024).

"Silahkan masyarakat mau mengadukan apa saja melalui kanal yang kami sediakan. Masyarakat tinggal menyebutkan nama, aduannya apa, kalo berkaitan petugas di lokasi sebutkan namanya gak papa, pasti akan kami tindak lanjuti," terangnya.

Dengan begitu, Disparbudpora Sumenep berharap, partisipasi masyarakat dan wisatawan dalam mengawasi dan memberikan masukan terhadap pelayanan publik di bidang pariwisata akan semakin meningkat. Hal ini kedepan akan mendorong terciptanya destinasi wisata yang nyaman, aman, dan berkesan bagi semua pengunjung.

"Harapan kami tidak hanya Disparbudpora yang siap menerima aduan masyarakat, melainkan juga dinas - dinas lain juga berani menerima aduan masyarakat, biar semangat 'Bismillah Melayani' bupati kita betul - betul trealisasi ke masyarakat. Dan untuk destinasi wisata, kami juga akan terima aduan masyarakat dari destinasi wisata yang dikelola swasta, biar nantinya pemerintah hadir memfasilitasinya," tukasnya.

Penulis     :   Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Sumenep- Sungguh malang nasib Ajrul Abidin (17), dan Anil Ardiansyah (17), yang diduga menjadi korban penganiaayaan oknum anggota...

MEMOonline.co.id, Sumenep- Warga Dusun 4, Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dikejutkan dengan ulah...

MEMOonline.co.id, Sumenep- Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso.,S.H.,S.I.K.,M.M terjun langsung melakukan pengecekan pos Pengamanan Wisata...

MEMOonline.co.id, Sumenep- Perjuangan dua bidan sukwan asal pulauan Kangean, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dalam...

MEMOonline.co.id, Lumajang- Kodim 0821/Lumajang melaksanakan acara halal bihalal, Kegiatan halal bihalal dipimpin langsung oleh Dandim 0821/Lumajang...

Komentar