Rakor Kementerian LHK RI Bersama Para Pihak Guna Cari Solusi Penanganan Sampah di Kali Penombo

Foto: Rakor KLHK RI
2144
ad

MEMOonline.co.id. Bekasi - Baru saja selesai melakukan investigasi awal, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK RI) langsung menindaklanjuti dengan mengundang para pihak untuk rapat koordinasi (Rakor) mencari solusi terbaik dalam penanganan sampah di Kali Penombo Desa Pantai Harapan Jaya Kecamatan Muara Gembong Kabupaten Bekasi.

Meskipun awalnya dihiasi dengan riuh rendah keegoan masing-masing pihak, namun Rakor yang berlangsung di Ruang Rapat Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi tersebut berjalan dengan baik.

Mereka menyadari dan sepakat untuk bersama saling bahu-membahu dalam penanganan masalah sampah tersebut.

"Hasil dari Rakor KLHK RI dengan dinas, lembaga atau instansi terkait menyimpulkan bahwa semua sepakat dengan tidak melihat kebelakang dan bersama-sama mencari solusi terbaik agar kedepannya kejadian tersebut tidak terulang kembali," ungkap Witono Ditjen PPKL Direktorat Pengendalian Pencemaran Air KLHK RI, Rabu (29/6/2022) siang.

"Apa yang telah disampaikan oleh dinas, instansi, dan lembaga terkait pada Rakor hari ini menjadi atensi KLHK RI dan akan saya sampaikan ke pimpinan. Apapun keputusannya secepatnya akan disampaikan. Dan semoga bisa secepatnya direalisasikan KLHK RI," pungkas Witono.

Sementara Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi melalui Hamid selaku Kepala Bidang Kebersihan mengaku pihaknya masih belum bisa maksimal bekerja sebab banyak keterbatasan.

"LH mengakui bahwa apa yang dilakukan belum sempurna dikarenakan keterbatasan sarana prasarana dan keterbatasan anggaran," ucap Hamid.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada PGR dan para aktivis lingkungan hidup yang telah ikut andil dengan permasalahan sampah yang ada di Kabupaten Bekasi," tukas Hamid.

"Kepada masyarakat diharapkan kesadarannya agar tidak membuang sampah sembarangan apalagi ke Kali," himbaunya.

"Sebab permasalahan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab kami Dinas LH, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama," terang Hamid.

Hal senada juga diungkapkan oleh Sukmawati Kepala Bidang PSDA pada Dinas BMSDA Kabupaten Bekasi.

"Kami dari PSDA siap berpartisipasi jika kami diminta bantuan alat berat seperti excavator atau lainnya. Tetapi agar pahami dan dimengerti keterbatasan alat sarana prasarana yang dinas BMSDA Kabupaten Bekasi miliki," singkat Sukmawati.

"Saya mewakili rekan-rekan dari media yang tergabung dalam Ruang Jurnalis Nusantara (RJN) Bekasi Raya akan turut mengawalnya sesuai tupoksi kami sebagai kontrol sosial yang mencerdaskan secara proporsional," ungkap Hisar Pardomuan.

"Begitu juga mewakili rekan-rekan PGR saya Ustadz Jejen Zainuddin akan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang telah lalu untuk kedepannya bisa lebih baik lagi dalam menjaga kebersihan lingkungan demi kepentingan hidup bersama," papar Ustadz Jejen.

Penulis      :    Bambang

Editor        :   Udiens

Publisher  :   Satrio Pininggit

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep - DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar sidang paripurna Istimewa, Selasa (16/8/2022)....

MEMOonline.co.id. Bekasi - Jika pemerintah tidak menindak tegas dan tidak memberikan sanksi hukum yang berat kepada perusahaan...

MEMOonline.co.id. Lumajang - Upaya Satresnarkoba Polres Lumajang Jawa Timur dalam menekan peredaran sabu, bukan sekedar...

MEMOonline.co.id. Sumenep - Dalam rangka mewujudkan kepeduliannya pada petani, Pemerintah Kabupaten Sumenep,...

MEMOonline.co.id. Sampang - Bupati Sampang H Slamet Junaidi bersama Wabup Sampang H. Abdullah Hidayat bersama...

Komentar