Awas ! Ratusan Sapi di Sampang Terindikasi Positif PMK

Foto : Tiga sapi yang terindikasi PMK di Desa Banjartalela Sampang
1387
ad

MEMOonline.co.id. Sampang - Ratusan sapi di Sampang terindikasi positif Penyakit Mulut dan Kaki (PMK).

Ratusan sapi yang terindikasi Positif PMK tersebut ada di 3 Kecamatan, yaitu kecamatan Camplong, Sampang dan Kecamatan Pangarengan.

Uce Sugiarti, Koordinator Puskeswan Sampang mengatakan, ratusan sapi yang terindikasi positif PMK di tiga Kecamatan berjumlah kurang lebih 260 ekor sapi.

"90 ekor di Kecamatan Camplong, 120 ekor di Kecamatan Sampang dan 50 ekor di Kecamatan Pangarengan," kata Uce sapaan akrabnya, Kamis (2/6/2022).

Namun kata Uce, masyarakat tidak usah panik terkait penyakit PMK, karena penyakit ini bisa disembuhkan.

"Kalau ada sapi yang terindikasi PMK, tolong segera menghubungi kepala desa maupun petugas," katanya.

Disinggung berapa jumlah sapi di Kabupaten yang terindikasi PMK, Uce mengatakan silahkan langsung menghubungi kantor.

"260 ekor sapi yang terindikasi PMK itu yang ada di wilayah kerja kami, yaitu di Kecamatan Sampang, Camplong, dan kecamatan Pangarengan," katanya.

Disinggung lagi terkait dari ratusan sapi yang sakit, apa ada yang meninggal, kaca Uci sejauh ini belum ada laporan.

Namun sebelumnya ada dua sapi meninggal, setelah saya tanyakan ke pemilik sapi, dua sapi yang meninggal itu terindikasi PMK.

"Kenapa dua sapi sampai meninggal, karena tidak melaporkan ke petugas, karena saat sapi sakit, sapi tidak mau makan dan akhirnya meninggal," kata Ucik.

Ucik menambahkan, gejala PMK di Kabupaten Sampang ini diketahui sejak 21 Mei 2022 lalu.

"Tolong masyarakat jangan panik, PMK ini tidak menular kepada manusia," tutup Ucik.

Sementara Sunardi warga Desa Banjar Talela, mengatakan, gejala 3 sapi ini mulutnya berbusa, mulut luka, dan kaki juga luka.

"Selama ini kami mengobati dengan ramuan tradisional," ucapnya.

Namun kata Sunardi, untuk mendatangkan dokter hewan, dirinya mengakui tidak gratis.

"Biar sapi saya sembuh bayar pun tidak apa apa," tutup Sunardi.

Penulis      :    Fathur

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Isma

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Pamekasan - Harga Cabai Rawit di Pasar tradisional Kolpajung Pamekasan mengalami...

MEMOonline.co.id. Pamekasan - Belakangan ini masyarakat tengah dihebohkan dengan isu begal di perbatasan Desa Sopa'ah dan Desa...

MEMOonline.co.id. Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., berpesan kepada para...

MEMOonline.co.id. Pamekasan - Wakil Bupati Pamekasan, Fattah Jasin melepas kontingen Komite Olahraga Rekreasi...

MEMOonline.co.id. Jember - Muspika Pakusari bersama Dinas peternakan melakukan peninjauan ke sejumlah pemilik hewan ternak di beberapa titik...

Komentar