Paska Direkturnya Digerebek Bersama Janda Imut, Kantor BUMD Sumenep Kosong Dihari Pertama Masuk Kerja

Foto: Kantor BUMD Sumenep
3261
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep& Kantor Usaha Milik Daerah (BUMD) yang berlokasi di Jl. Trunoyo, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, terlihat kosong melompong di hari pertama masuk kerja, pasca libur lebaran idhul fitri 2022.

Sejumlah wartawan yang hendak konfirmasi terkait masalah salah satu direkturnya yang digerebek bersama janda imut beberapa waktu lalu, tidak satupun bertemu orang disana.

Kantor tersebut terlihat seperti kantor mati yang tidak seorangpun masuk dihari pertama masuk kerja.

"Hari ini kayaknya tidak ada yang masuk bro..," kata Kusnaidi, salah satu wartawan media online, yang hendak ke kantor tersebut, Senin (09/05/2022).

"Atau jangan - jangan karena salah satu Direkturnya ditangkap bersama janda imut broo..," timpal Dayat, wartawan media online lain yang juga ikut ke kantor BUMD Sumenep itu.

Sementara Sekretaris Pembina BUMD Sumenep Mustangin, sangat menyayangkan bila kantor Badan Usaha Milik Daerah, dibiarkan kosong dihari pertama masuk kerja.

"Yang namanya kantor, mestinya tidak boleh dibiarkan kosong. Masak di kantor BUMD tidak ada orang sama sekali ?," kata Mustangin, dengan nada tidak percaya.

Disinggung soal kasus yang menimpa salah satu Direktur BUMD Sumenep, yakni Direktur PD Sumekar inisial DD yang ditangkap bersama janda imut beberahari hari lalu, Mustangin mengaku sudah tahu masalah itu.

Dan pihaknya berjanji akan memanggil dan mengkonfirmasi masalah tersebut ke yang bersangkutan langsung secepatnya.

"Sebenarnya hari ini kita memanggil yang bersangkutan. Namun nomor telepon yang bersangkutan tidak bisa dihubungi. Tapi kita sudah menyuruh orang untuk datang langsung ke rumahnya," paparnya.

Untuk diketahui, salah satu oknum Direktur BUMD di Sumenep, Madura Jawa Timur, digerebek Warga bersama janda imut di Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Jawa Timur, di salah satu perumahan di desa setempat, Jum'at (06/05/2022).

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini di lapangan, pasangan laki - laki atau oknum Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebit dikabarkan berasal dari Kecamatan Gapura, dan diketahui sudah memiliki pasangan sah alias istri.

Sementara si janda (pasangan perempuan red) dikabarkan berasal dari salah satu kepulauan di Kabupaten Sumenep.

Sedangkan peristiwa penggerebekan tersebut bermula dari laporan salah satu warga kepada perangkat desa, jika ada pasangan bukan muhrim sedang sekamar di satu perumahan.

Mendapat laporan seperti itu, warga bersama perangkat desa, Babhinkamtibmas, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penggerebekan.

Penulis      :   Satrio

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Isma

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Pamekasan - Harga Cabai Rawit di Pasar tradisional Kolpajung Pamekasan mengalami...

MEMOonline.co.id. Pamekasan - Belakangan ini masyarakat tengah dihebohkan dengan isu begal di perbatasan Desa Sopa'ah dan Desa...

MEMOonline.co.id. Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., berpesan kepada para...

MEMOonline.co.id. Pamekasan - Wakil Bupati Pamekasan, Fattah Jasin melepas kontingen Komite Olahraga Rekreasi...

MEMOonline.co.id. Jember - Muspika Pakusari bersama Dinas peternakan melakukan peninjauan ke sejumlah pemilik hewan ternak di beberapa titik...

Komentar