Gandeng UGM, YBH RAM dan MMI Gelar Pendidikan dan Pelatihan Mediator Gelombang VI Tahun 2022

Foto: Suasana para Peserta saat mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Mediator
101
ad

MEMOonline.co.id. Yogyakarta  - Yayasan Bantuan Hukum RAM Indonesia dan Mediator Masyarakat Indonesia (MMI) menggelar Pendidikan dan Pelatihan Mediator Non Hakim / Bersertifikat Gelombang VI (enam).

Sementara acara Pendidikan dan Pelatihan Mediator Besertifikat yang diselenggarakan mulai tanggal (11-15 Januari 2022), terselenggara berkat Kerja sama dengan Pusat Mediasi Indonesia Universitas Gadjah Mada (PMI UGM) Terakreditasi A Mahkamah Agung.

Dan acara yang ditempatkan di Aula Wisma UGM Convention Center ini diikuti 50an peserta dari berbagai latar belakang profesi secara online dan ofline.

Sedangkan acara dengan agenda Pendidikan dan Pelatihan meditor, dibuka langsung oleh Prof. Indra Bastian, MBA., PhD., CA., CMA., Mediator selaku ketua PMI UGM dan Roy Al Minfa, SH., MH., C.Me ketua Mediator Masyarakat Indonesia dan YBH RAM Indonesia.

  Prof. Indra Bastian, MBA., PhD., CA., CMA., dalam sambutanya menyampaikan jika "Pelatihan yang berstandar inilah yang nantinya akan memunculkan para ahli mediator yang profesional, menjadi sangat penting seseorang profesional yang bisa menjadi mediator menyelesaikan perkara sengketa tanpa SP3, dengan mediasi penyidikan akan berhenti, dengan akta akta perdamaian, tidak perlu lagi ke ranah hukum" papar Prof  Indra.

Prof. Indra menambahkan, Mediator tidak perlu berlatar belakang hukum, bukan berarti tidak faham hukum, artinya mediasi lebih mengutamakan the best parktisis, maka mediator umum dahulu yang harus dikuasai, meningkatkan kemampuan psikologi dan komunikasi maka harus di gelar pendidikan dan pelatihan, maka mediator harus faham hukum walaupun tidak memiliki basic akademis ilmu hukum.

Roy Al Minfa, SH., MH., C.Me. Mediator mewakili YPH RAM dan Masyarakat Indonesia (MMI) dalam sambutanya menyampaikan "Pusat Mediasi Indonesia UGM menjadi percontohan dan referensi yang terakreditasi A dari Mahkamah Agung, maka pendidikan dan pelatihan mediator adalah wadah pembekalan ilmu pengetahuan untuk pengabdian kepada masyarakat, maka Mediator harus menguasai permasalahan dan sengketa yang paling utama bisa menyelesaikan secara mediasi" Jelas Bung Roy.

Mediator menjadi peran penting dalam proses berjalanya mediasi. karena proses mediasi dengan gagal ataupun berhasil penentu utamanya terletak pada sang mediator saat mediasi, menguasai pengaturan kesinambungan dan keseimbangan hingga menyimpulkan sampai terjadi kesepakatan damai para pihak.

  Perlu di ketahui, merujuk kepada PERMA Nomor 1 Tahun 2016 tentang prosedur mediasi di pengadilan, Mediasi adalah cara penyelesaian sengketa melalui proses perundingan untuk memperoleh kesepakatan Para Pihak dengan dibantu oleh Mediator.

Mediator Profesional Bersertfikat dapat menjadi Mediasi di luar pengadilan menjadi mediator swasta, perorangan, maupun sebuah lembaga independen sebagai alternatif penyelesaian sengketa.

Bung Yusuf, Salah satu peserta Pendidikan dan Pelatihan Mediator mengatakan "Mediator merupakan profesi mulia, berperan sangat penting dalam kehidupan masyarakat yang bisa menjembatani segala permasalahan dan sengketa, bahwa sengketa apapun itu tidak harus ke ranah hukum untuk menyelesaikannya, maka Pendidikan dan Pelatihan mediator kerjasama YBH RAM Indonesia dan Mediator Masyarakat Indonesia (MMI) dengan Pusat Mediasi Indonesia Universitas Gadjah Mada (PMI UGM) Terakreditasi A Mahkamah Agung ini sebagai sertifikasi profesionalisme seorang Mediator" Jelasnya.

Pedidikan dan Pelatihan mediator akan berjalan 5hari dan dihari pertama berjalan dengan baik serta penuh dengan diskusi, dengan pemateri Profesional dari Guru Besar UGM dan Praktisi.

Penulis      :   Satrio

Editor        :   Udiens

Publisher :   Isma

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Gianyar  - Madura United kembali gagal meraih poin penuh setelah bermain imbang dengan PSS...

MEMOonline.co.id. Jember  - Aksi perampokan terjadi di Jalan Wijaya Kusuma, nomor 44, Kelurahan Jember...

MEMOonline.co.id. Sumenep  - Warga Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dihebohkan dengan beredarnya video...

MEMOonline.co.id. Sumenep  - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sumenep,...

MEMOonline.co.id, Sampang  - Bentuk sinergitas antara Polres Sampang dan jurnalis yang ada di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur terus...

Komentar