Lecehkan Jurnalis, Pemilik Hotel Semilir Sampang Dipolisikan

Foto : Munir bersama rekan - rekan jurnalis didepan Mapolres Sampang
1827
ad

MEMOonline.co.id, Sampang - Dimas, pemilik hotel semilir yang diduga melecehkan Munir, salah satu jurnalis Madura Post saat konfirmasi, berlanjut ke ranah hukum.

Munir dalam pelaporannya ke Polres Sampang didampingi sejumlah wartawan yang tergabung dalam paguyuban Persatuan Wartawan Sampang ( PWS ), dan Persatuan Jurnalis Sampang ( PJS ).

Dalam keterangannya Munir menyampaikan, alasan pihaknya menempuh jalur hukum, karena apa yang dilakukan oleh pemilik hotel dinilai tidak pantas.

Dengan memberi imbalan atau umpan rokok kepada dirinya kata Munir, hanya karena ingin mengklarifikasi sebuah peristiwa lewat pesan singkat di sebuah WhatsApp.

"Apalagi kami hanya dihargai dengan sebuah rokok. Hal ini saya rasa kurang pantas disampaikan apalagi kepada seorang wartawan," kata Munir di Mapolres Sampang, Selasa ( 14/9/2021 ).

Munir meminta kepada aparat penegak hukum, agar aduan laporannya tersebut segera ditindak.

Sehingga dikemudian hari, perbuatan yang kurang terpuji itu tidak terulang menimpa jurnalis lainnya.

"Publik dirasa bukan tidak tahu tugas dan fungsi wartawan dalam menjalani tugas jurnalistik," papar Munir.

Sementara, Ketua PWS Abdus Salam, dan PJS Faris Reza ikut mengawal pelaporan terkait pelecehan terhadap jurnalis yang menimpa Munir.

Mereka tidak ingin ada media yang tergabung dalam organisasinya tersebut diperlakukan kurang layak dengan dugaan tindak pidana pelecehan.

Abdus dan Faris tidak hanya sendirian, mereka juga membawa sejumlah anggota forumnya sebagai tanda keseriusan dalam mengawal kasus.

"Tujuannya untuk mengedukasi publik agar siapapun yang berhadapan dengan jurnalis, tidak sembarangan dalam bersikap," kata Abdus Salam.

Sebelumnya, Munir mendapatkan aduan masyarakat tentang dugaan tindakan pemukulan yang dilakukan oleh petugas keamanan Hotel Semilir.

Untuk mendapatkan informasi tersebut, Munir akhirnya melakukan konfirmasi kepada pihak Hotel.

Munir mendapatkan nomor telepon Dimas yang mengaku sebagai pemilik hotel.

Percakapan lewat pesan WhatsApp tersebut berjalan alot, namun janggalnya Munir diiming - imingi rokok bila mempublikasikan hotel perusahaannya.

Parahnya rokok yang ditawarkan adalah rokok merek Penamas. Sebab bila dikasih rokok merk Surya Gudang Garam, Dimas mengaku kemahalan. Akibatnya sikap Dimas tersebut disorot sejumlah jurnalis di Kabupaten Sampang.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Sudaryanto melalui Kanit IV Tipiter, Aipda Soni Eko Wicaksono membenarkan laporan itu.

"Pengaduan laporan terkait dugaan pelecehan profesi jurnalis. Namun, kami masih mau melakukan pemanggilan saksi - saksi," ungkap Soni singkat.

Penulis: Fathur

Editor: Udiens

Publisher: Dafa

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Sumenep - Melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu...

MEMOonline.co.id, Lumajang - Sebanyak 1753 buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok di Kabupaten...

MEMOonline.co.id, Jakarta - Laga Madura United FC versus PSIS Semarang yang akan digelar di Stadion Wibawa Mukti Bekasi...

MEMOonline.co.id, Probolinggo - Puluhan pemilik kapal yang tergabung dalam HNPP (Himpunan Nelayan dan Pengusaha Perikanan ) Samodra...

MEMOonline.co.id, Probolinggo - Tawuran sekelompok pemuda tersebut terjadi di Bundaran Gladak Serang Kecamatan Kanigaran Kota...

Komentar